Bos Baru KTM Tech3 Tanpa Ragu Menyebut Marc Marquez Adalah Max Verstappen Versi MotoGP
- Ducati Corse
tvOnenews.com - Guenther Steiner resmi membuka lembaran baru di MotoGP bersama KTM Tech3 mulai dari musim 2026.
Mantan bos tim Haas F1 itu kini menjabat sebagai CEO sekaligus pemilik bersama tim KTM Tech3.
Steiner mengaku MotoGP memiliki daya tarik unik yang membedakannya dari Formula 1.
- Reuters
Ia menilai persaingan di MotoGP jauh lebih terbuka dan sangat menonjolkan kemampuan pembalap.
"Ini adalah salah satu olahraga yang selalu saya sukai karena sangat seru. Balapannya sangat ketat, dan bakat para pembalap benar-benar terlihat jelas," kata Steiner.
Menurutnya, faktor manusia jauh lebih dominan dibanding teknologi semata.
“Di MotoGP , semuanya lebih bergantung pada pembalapnya daripada di Formula 1. Mereka bertarung satu lawan satu di atas motor - sangat seru untuk ditonton ketika mereka begitu dekat." ujar Steiner.
Kecintaannya pada MotoGP akhirnya membawanya terjun langsung ke paddock.
- ANTARA/REUTERS/HO-FIA/aa.
"Dari segi teknologi, motor-motornya sangat dahsyat… Saya selalu menyukai MotoGP, tetapi saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk terlibat." terang Steiner.
Kini, Steiner mendapat dukungan pengalaman dari pendiri Tech3, Herve Poncharal.
“Herve adalah orang yang hebat dengan banyak pengalaman,” ujar Steiner.
Tech3 sendiri memiliki sejarah panjang, termasuk kemenangan MotoGP bersama Miguel Oliveira pada 2020.
Steiner juga menyoroti fakta unik bahwa tim independen mampu menjadi juara dunia.
“Di MotoGP, tim independen bisa memenangkan kejuaraan,” tegasnya.
Namun, ia menekankan kesuksesan membutuhkan proses panjang.
“Dibutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk membangun semuanya dan memantapkan posisi kita.” ungkap Guenther Steiner.
- Ducati Corse
Dalam pandangannya tentang ikon MotoGP, Steiner menempatkan Marc Marquez di level tertinggi. Ia bahkan menyamakan Marc Marquez dengan bintang F1 masa kini, Max Verstappen.
“Marc Marquez dan Valentino Rossi - bagi saya, mereka adalah yang terbaik. Marc adalah Max Verstappen-nya MotoGP dia punya keunggulan, sedikit lebih banyak.” ujar Steiner.
“Dan Valentino… dia unik, sosok yang benar-benar berkarakter yang bisa melakukan apa saja di atas sepeda.” tutupnya.
Load more