Media Asing Berbondong-bondong Puji Gaya Balapan Veda Ega Pratama di Tes Pramusim Moto3 2026, Disebut Calon Pembalap Kuda Hitam
- Instagram.com/@honda_team_asia
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama mendapatkan banjir pujian dari sejumlah media asing usai tampil apik di tes pramusim Moto3 2026.
Veda Ega Pratama dan para pembalap muda lainnya telah merampungkan sesi tes pramusim Moto3 2026, yang berlangsung di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal pada Senin (9/2/2026) hingga Selasa (10/2/2026).
Veda pun konsisten di posisi 10 besar, di mana pada hari pertama ia berada di peringkat keenam dengan catatan waktu 2 menit 5,156 detik. Lalu memperbaiki penampilannya di hari kedua dengan menempati posisi ketujuh dengan catatan waktu terbaik 2 menit 2,545 detik.
Meski berstatus sebagai rookie atau debutan, namun penampilan dan gaya membalap Veda berhasil mencuri perhatian sejumlah media asing, yang juga melemparkan pujian untuk pembalap Indonesia tersebut.
Motosan yang merupakan media asal Spanyol memberikan pujian kepada Veda. Ia disebut berbeda ketimbang rookie biasanya, karena Veda memilih memahami kinerja ban Pirelli dan konsistensi, bukan catatan waktu tercepat seperti debutan pada umumnya.
"Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama menghadapi tantangan besar pertamanya di Portimao. Walau catatan waktunya masih di luar 20 besar, pendekatannya sangat metodis. Ia tidak mencari satu putaran cepat, namun konsistensi, sesuatu yang jarang terlihat pada rookie semuda dia." tulis Motosan pada tes pramusim hari pertama.
Media Prancis, Paddock-GP juga memuji bahwa Veda cukup tenang meski statusnya sebagai rookie saat menjajal Sirkuit Algarve yang dikenal cukup menantang. Ia bahkan minim melakukan kesalahan maupun crash.
"Veda Ega Pratama di Portimao tidak melakukan banyak kesalahan maupun crash, dia menunjukkan tingkat konsentrasi yang dimilikinya sangat tinggi meski berstatus seorang rookie." tulis Paddock-GP.
"Jangan terkecoh dengan posisinya di papan bawah pada tes Portimao. Veda melakukan banyak lap dari pembalap lainnya. Pada ajang Moto3, rider yang paling banyak belajar di sesi tes adalah yang paling berbahaya saat balapan sesungguhnya dimulai." tambahnya.

- Instagram.com/@honda_team_asia
Lalu media ternama motorsport, GPOne juga memuji Veda, dengan menyebutkan tampil konsisten dan tenang saat menggunakan kuda besi NSF250RW jika dibandingkan dengan rookie papan atas lainnya.
Load more