Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem
- F1
tvOnenews.com - Tes pramusim F1 2026 di Bahrain makin panas jelang seri pembuka. Max Verstappen terang-terangan menuding Mercedes melakukan sandbagging atau menyembunyikan performa aslinya.
Isu ini muncul di tengah polemik celah rasio kompresi mesin baru. Mercedes sebelumnya mengalihkan sorotan ke kekuatan Red Bull-Ford.
Toto Wolff bahkan menyebut power unit Red Bull sebagai tolok ukur saat ini. Ia juga mengklaim ada selisih hingga satu detik di lintasan lurus.

- Facebook Mercedes AMG
Namun Verstappen meragukan pernyataan tersebut.
“Anda pasti harus menambahkan angka nol di situ! Dan mungkin bahkan lebih banyak lagi,” kata Verstappen.
“Tapi Anda tahu, saya sepenuhnya mengerti apa yang mereka coba lakukan akhir-akhir ini. Saya bisa memberitahu Anda satu hal: tunggu saja sampai Melbourne dan lihat seberapa besar performa yang tiba-tiba mereka temukan. Saya sudah tahu itu sekarang," lanjutnya.
“Mereka jelas mencoba mengalihkan fokus kepada kami karena kami melakukan begitu banyak putaran pada hari Rabu. Tapi Anda harus melihatnya dari kedua sisi. Tunggu saja sampai Melbourne dan lihat seberapa cepat mereka tiba-tiba melaju di semua lintasan lurus.” tambah Verstappen.
Juara dunia empat kali itu menilai tes pramusim tak pernah mencerminkan kekuatan sesungguhnya.

- F1
“Bagi saya pribadi, ini lebih seperti taktik pengalihan. Tapi tidak apa-apa. Maksud saya, saya fokus pada apa yang kami lakukan di sini bersama tim. Karena jujur saja, bagi kami, masih banyak yang harus dipelajari," ujar Verstappen.
"Regulasi baru ini sangat kompleks sehingga kami hanya ingin melakukan putaran kami. Dan ya, kita lanjutkan dari sana.”
Ia menegaskan perang komentar tak mengganggunya.
“Tidak, semua orang bisa mengatakan apa pun yang mereka mau,” tegas pembalap Belanda itu. “Saya sudah sampai pada titik di mana hal itu sama sekali tidak mengganggu saya.” pungkasnya.
(akg)
Load more