GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung soal Cedera, Marc Marquez Akhirnya Klarifikasi soal Kontraknya yang Menggantung di Ducati

Marc Marquez mengatakan saat ini salah satu fokus utamanya adalah melakukan persiapan dengan maksimal mungkin bersama Ducati Lenovo untuk menghadapi MotoGP 2026
Minggu, 22 Februari 2026 - 18:13 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse

Jakarta, tvOnenews.com - Juara dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menyebut negosiasi kontrak barunya dengan Ducati Lenovo Team tersendat karena perbedaan durasi kontrak.

Setelah tampil dominan sepanjang musim 2025 dan merebut gelar dunia ketujuhnya bersama Ducati, banyak pihak menganggap perpanjangan kontraknya hingga 2027 hanya tinggal formalitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez dan Fermin Aldeguer
Marc Marquez dan Fermin Aldeguer
Sumber :
  • MotoGP

Bahkan sempat beredar kabar selama musim dingin bahwa kesepakatan telah tercapai.

Namun, belum adanya pengumuman resmi memunculkan spekulasi bahwa kedua pihak belum menemukan titik temu, terutama soal durasi kontrak baru.

Marquez pun menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan semata persoalan negosiasi, melainkan karena ia ingin memastikan kondisi fisiknya benar-benar pulih sebelum menandatangani kontrak berdurasi dua tahun seperti yang diinginkan Ducati. 

Ia masih memantau perkembangan cedera bahu yang dialaminya pada Oktober lalu.

“Kami sedang mengerjakannya dengan Ducati, tetapi yang ideal bagi mereka adalah dua tahun karena, jika tidak, Anda berada di tengah ketidakjelasan di antara siklus kontrak,” ujar Marquez dilansir dari laman Crash.

“Namun saat ini, hal terpenting bagi saya adalah memulai pramusim dengan perasaan yang semakin baik.”

“Saya merasakan satu langkah kecil, tetapi tetap sebuah langkah, antara tes Malaysia dan di sini.”

“Jadi, mari kita lihat apakah saya merasa lebih baik dengan kondisi fisik saya, dan jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit kemajuan di bahu saya, dan besok ada kemajuan lagi, maka tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk menandatangani kontrak dua tahun.”

Menurut Marquez, kondisi cedera menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan besar.

“Itu [cedera] adalah keterbatasan terbesar saya. Itu yang saya pelajari: ketika Anda cedera, Anda tidak bisa membuat keputusan apa pun dan menandatangani kontrak apa pun.”

“Memang benar ada orang yang akan melakukannya, karena jika kontraknya sudah ada di depan Anda, meskipun Anda cedera, Anda tetap harus membuat keputusan.”

“Namun bagi saya, yang terpenting adalah mencoba memahami bagaimana cedera baru saya ini.”

“Perkembangannya menuju arah yang baik, meskipun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Jadi, karena alasan itu, kami juga bekerja sama dengan Ducati dengan cara yang baik.”

Pada hari terakhir tes di Buriram, Marquez menutup sesi di posisi kedua tercepat. Namun, ia sempat mengalami dua insiden kecelakaan.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi karena motornya melintasi garis putih sirkuit yang licin. Sementara insiden kedua disebabkan kurangnya fokus akibat gangguan sakit perut yang dialaminya sepanjang hari.

“Saat saya bangun, saya tahu ini akan menjadi hari yang sulit karena saya mengalami masalah perut,” jelasnya.

“Kemudian saya memulai hari dengan cara terburuk, dengan kecelakaan di tikungan terakhir pada lap kedua, saat saya menyentuh garis putih.”

“Kemudian semua orang menyadari betapa licinnya garis putih tersebut; itu ada hubungannya dengan catnya. Lalu, sedikit demi sedikit, permukaan itu tertutup karet ban dan kondisinya semakin membaik.”

“Kecelakaan kedua adalah kesalahan saya, kurang fokus. Fakta bahwa saya sangat lelah hari ini karena masalah perut membuat saya tidak cukup fokus. Kemudian pada sore hari saya kembali dengan energi.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, perkembangan fisik yang mulai membaik memberi sinyal positif bagi Marquez dan Ducati dalam menyelesaikan negosiasi kontrak untuk musim 2027 dan seterusnya.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Zodiak Paling Beruntung dalam Keuangan Minggu Ini, 23-28 Februari 2026: Taurus Ada Pemasukan Tambahan

4 Zodiak Paling Beruntung dalam Keuangan Minggu Ini, 23-28 Februari 2026: Taurus Ada Pemasukan Tambahan

Berikut 4 zodiak yang paling beruntung dalam keuangan minggu ini, 23-28 Februari 2026, salah satunya Taurus diprediksi ada pemasukan tambahan.
3 Ide Menu Sahur Kilat: Praktis, Mengenyangkan, Siap Kurang dari 30 Menit

3 Ide Menu Sahur Kilat: Praktis, Mengenyangkan, Siap Kurang dari 30 Menit

Berikut 3 ide menu sahur kilat: Praktis, mengenyangkan, dan cara membuatnya simpel kurang dari 30 menit.
Media Italia Kecam AC Milan: Paksa Rafael Leao Bermain Saat Cedera yang Bisa Buat Karier Sang Bintang Berakhir

Media Italia Kecam AC Milan: Paksa Rafael Leao Bermain Saat Cedera yang Bisa Buat Karier Sang Bintang Berakhir

Sorotan tajam datang dari sejumlah media Italia terhadap cara AC Milan menangani kondisi fisik Rafael Leao yang terus dimainkan meski tengah cedera cukup parah.
Terungkap Sifat Asli Nizam Selama Dirumah, Kini Bocah 12 Tahun itu Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Minum Air Mendidih

Terungkap Sifat Asli Nizam Selama Dirumah, Kini Bocah 12 Tahun itu Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Minum Air Mendidih

Tragedi memilukan terjadi pada Nizam Syafei atau NS (12), bocah asal Sukabumi yang meninggal dunia dengan luka bakar disekujur tubuhnya diduga dianiaya ibu tiri
Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media-media Italia ramai mengkritik performa buruk Juventus setelah kekalahan 0-2 dari Como dalam lanjutan Liga Italia.
Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Simak ramalan shio minggu ini 23 Februari - 1 Maret 2026 lengkap untuk 12 shio. Ketahui peruntungan cinta, karier, sampai keuangan kamu sepanjang pekan ini.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

Tanpa embel-embel naturalisasi lagi, pelatih John Herdman bisa langsung panggil deretan diaspora dari Eropa dan Qatar ini untuk kedalaman skuad Timnas Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT