Marco Bezzecchi Cuek soal Rumor Francesco Bagnaia ke Aprilia di MotoGP 2027
- MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Isu kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing untuk musim MotoGP 2027 ramai disambut fans Italia.
Banyak yang membayangkan duet sesama alumni VR46 Riders Academy itu akan jadi kekuatan baru. Namun, Marco Bezzecchi justru tak ambil pusing.

- MotoGP
Aprilia dikabarkan tak memperpanjang kontrak Jorge Martin, yang disebut-sebut tengah mengincar kursi di Monster Energy Yamaha MotoGP. Situasi ini membuka peluang bagi Bagnaia, yang masa depannya di Ducati Lenovo Team juga dirumorkan belum pasti.
Di sela tes pramusim Thailand, 21–22 Februari 2026, rumor berkembang bahwa Bagnaia mulai melunak terhadap pendekatan Aprilia. Namun Bezzecchi memilih menjauh dari pusaran spekulasi tersebut.
"Itu bukan hal yang berkaitan dengan saya. Saya adalah pembalap. Anda harus bertanya kepada orang-orang yang berurusan dengan 'pasar'. Saya sendiri hanya memikirkan balapan," ungkap Bezzecchi kepada Motosprint.
Bagi pembalap yang musim lalu finis ketiga klasemen itu, urusan kontrak adalah ranah manajemen tim, bukan pembalap.
"Bagi saya, siapa yang ada di garasi sebelah takkan mengubah apa pun. Saya hanya harus berkendara. Ini hal yang harus Anda tanyakan kepada Massimo Rivola (CEO Aprilia Racing), bukan kepada saya," lanjutnya.
Lewat MotoGP.com, Bezzecchi bahkan lebih tegas lagi. Ia tak peduli siapa pun yang akan berbagi garasi dengannya musim depan, termasuk jika itu sahabatnya sendiri, Bagnaia.
"Saya fokus pada diri saya sendiri. Anda bisa menandemkan saya dengan siapa pun yang Anda mau. Saya tidak peduli amat soal itu," pungkasnya.
Padahal, hubungan Bezzecchi dan Bagnaia sudah terjalin sejak usia muda. Keduanya semakin dekat sejak sama-sama berlatih di VR46 Riders Academy pada 2015. Namun kedekatan personal rupanya tak memengaruhi sikap profesional Bezzecchi.
Di tengah spekulasi besar soal bursa pembalap 2027, Bezzecchi memilih satu hal sederhana yakni fokus memacu motor dan membuktikan diri di lintasan. Soal siapa yang akan menjadi tandemnya, itu bukan prioritasnya.
(aes)
Load more