Ducati dan Aprilia Diprediksi Masih Jadi yang Terkuat di MotoGP 2026, Pedro Acosta Bilang Begini...
- Facebook/MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Ambisi Red Bull KTM Factory Racing untuk langsung berburu kemenangan di awal musim MotoGP 2026 tampaknya belum sepenuhnya realistis.
Pembalap andalannya, Pedro Acosta, justru memilih bersikap jujur dengan menyebut timnya masih tertinggal dari dua pabrikan terkuat saat ini.

- Instagram/Pedro Acosta
KTM memasuki musim baru dengan tekad mengakhiri puasa kemenangan sejak terakhir kali naik podium tertinggi di GP Thailand beberapa musim lalu. Namun setelah rangkaian tes pramusim, Acosta melihat persaingan belum sepenuhnya berpihak pada pabrikan Austria tersebut.
Memasuki musim ketiganya di kelas utama, Acosta mengakui 2025 menjadi tahun yang membuatnya frustrasi. Motor RC16 yang kurang kompetitif membuatnya gagal meraih kemenangan perdana di MotoGP.
Sempat optimistis saat peluncuran tim pada Januari lalu, keyakinan itu sedikit terkoreksi usai empat hari tes pramusim. KTM masih terlihat sebagai kekuatan ketiga di grid.
Pada hari pertama tes di Buriram, Acosta finis ke-14 karena tidak melakukan time attack. Namun ia menilai hasil simulasi sprint justru memberi gambaran positif.
“Kelihatannya cukup oke, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Kalau dibandingkan dengan pebalap lain juga tidak terlihat terlalu buruk," ujar Acosta.
“Kami tahu di jarak pendek seperti ini kami sedikit kesulitan, tapi tidak parah. Saya cukup senang. Kita lihat besok kalau ada yang membuat simulasi lagi, kami bisa membandingkan lebih jauh dengan yang lain," lanjutnya.
Acosta juga mengungkapkan bahwa dirinya belum benar-benar menguji potensi maksimal motor dalam sesi time attack.
“Masalahnya, saya belum pernah melakukan time attack dalam empat hari kami turun ke lintasan. Karena itu, besok kami akan mencobanya dan melihat posisi kami sebenarnya," imbuhnya.
Meski mengakui ada peningkatan pada RC16, Acosta tak menutup mata soal peta kekuatan rival. Ia menyebut Ducati Lenovo Team dan Aprilia Racing sebagai tolok ukur utama saat ini.
“Simulasi sprint terlihat oke, seperti yang saya bilang. Besok kami akan melakukan simulasi balapan penuh. Itu yang akan mengatakan kebenarannya," kata Acosta menambahkan.
Load more