Update Perkara Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia yang Dipermasalahkan FIFA
- Malaysia NT
tvOnenews.com — Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) menunda pengumuman putusan terkait kasus dokumen bodong tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Rencananya, lembaga tersebut baru akan menyampaikan keputusan resmi pada pekan depan.
Dilaporkan Berita Harian, kepastian penundaan itu disampaikan melalui surat elektronik dari pejabat CAS bernama Vanessa.
Ia menyebut panel hakim masih membutuhkan waktu tambahan untuk bermusyawarah dan mendalami hasil sidang pendengaran yang telah digelar.

- Instagram Timnas Malaysia
Vanessa mengakui belum bisa memastikan tenggat pasti pengumuman putusan. Namun, ia memperkirakan keputusan atas kasus yang mencoreng sepak bola Malaysia itu akan dirilis dalam waktu dekat.
"Setelah sesi pendengaran hari ini, panel akan mengambil waktu untuk bermusyawarah dan mempertimbangkan. Saya tidak dapat memberikan jangka waktu yang pasti untuk keputusan itu, namun keputusan (tanpa alasan penghakiman) diperkirakan akan dikeluarkan minggu depan," jelas Vanessa.
Sebelumnya, sidang banding yang diajukan Football Association of Malaysia (FAM) bersama tujuh pemain naturalisasi telah digelar di CAS pada Kamis (26/02/2026).
Berdasarkan agenda sidang di laman resmi CAS, tujuh pemain yang terlibat dalam perkara ini adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, serta Hector Hevel.

- Portimonense FC
Kasus ini bermula ketika FIFA pada September lalu menjatuhkan sanksi kepada FAM berupa denda 350 ribu franc Swiss atau sekitar Rp7,5 miliar.
Sementara masing-masing pemain dikenai denda 2 ribu franc Swiss atau sekitar Rp43,4 juta, serta larangan beraktivitas dalam seluruh kegiatan sepak bola selama 12 bulan.
FAM dan para pemain sempat mengajukan banding melalui mekanisme internal FIFA. Namun, pada November, Komite Banding FIFA menolak permohonan tersebut sehingga sanksi tetap berlaku.
Tak menyerah, FAM membawa perkara ini ke CAS. Pada Januari lalu, CAS sempat memberikan angin segar dengan menangguhkan pelaksanaan sanksi larangan 12 bulan tersebut.
Keputusan sementara itu membuat ketujuh pemain dapat kembali memperkuat klub masing-masing sambil menunggu vonis final. Kini, publik Malaysia tinggal menanti apakah hukuman tersebut akan dipertahankan, diringankan, atau bahkan dibatalkan sepenuhnya.
Load more