Tak Lagi Terobsesi Klasemen, Alex Marquez Fokus Rebut Gelar di MotoGP 2026
- Instagram/Alex Marquez
Jakarta, tvOnenews.com - Musim baru MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram bukan sekadar balapan pembuka bagi Alex Marquez. Bagi pembalap Gresini Racing itu, akhir pekan ini adalah panggung pembuktian bahwa dirinya telah bertransformasi dari kuda hitam menjadi kandidat juara yang matang secara mental.
Jika musim lalu ia datang dengan status kejutan, kini Alex berdiri dengan bekal pengalaman yang membentuknya.
Tahun 2025 menjadi titik balik karierny yakni tujuh podium runner-up beruntun di awal musim dan kemenangan emosional di Sirkuit Jerez mengangkat namanya ke jajaran elite.
Namun sorotan itu juga membawa tekanan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Alih-alih menikmati momentum, Alex justru terjebak dalam ekspektasi.
Apalagi, ia harus bertarung langsung dengan sang kakak, Marc Marquez, di barisan terdepan. Situasi tersebut membuatnya mengubah pendekatan balapan terlalu cepat.
“Saya tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam memperebutkan gelar juara dunia MotoGP atau melawan Marc atau rival lainnya. Saya hanya mengamati mereka dari jauh dalam beberapa musim terakhir, hingga tahun 2025, jadi agak aneh,” ujar Alex.
Pernyataan itu menggambarkan betapa asingnya posisi sebagai penantang gelar bagi dirinya kala itu. Ia mengakui bahwa fokusnya sempat bergeser dari performa lintasan ke hitung-hitungan klasemen.
“Saya rasa pada satu momen di musim itu, saya terlalu memikirkan kejuaraan dan tidak memanfaatkan sepenuhnya kemampuan motor. Saat itulah saya mulai melakukan kesalahan-kesalahan itu – di Brno, Balaton Park, dan sebagainya,” tambahnya.
Kesalahan di sejumlah seri penting menjadi pelajaran mahal. Dari situlah Alex menyadari bahwa obsesi terhadap gelar justru merusak konsistensi.
Musim ini, ia memilih pendekatan berbeda yakni fokus pada balapan demi balapan, tanpa terjebak kalkulasi prematur.
Perubahan besar lainnya datang dari sisi teknis. Jika musim lalu ia masih mengandalkan motor lama, kini Ducati memberinya kepercayaan penuh dengan spesifikasi terbaru GP26. Hasil tes pramusim di Sepang dan Buriram memperlihatkan potensi tersebut.
Namun, kedewasaan barunya terlihat dari sikapnya yang lebih realistis. Alex menolak terbuai hasil tes.
"Setelah 3-4 balapan, kita baru akan melihat di mana posisi kita dan apa yang bisa kita perjuangkan tahun ini," imbuh Alex.
Ucapan itu menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar sensasi awal musim, melainkan konsistensi jangka panjang.
Di seri pembuka nanti, ia juga harus berjuang tanpa rekan setimnya karena Fermin Aldeguer masih memulihkan cedera patah kaki.
Load more