Berhasil Finis di P2 saat MotoGP Thailand 2026, Pedro Acosta Malah Beberkan Kelemahan Besar KTM di Sirkuit Buriram
- Red Bull KTM Racing
tvOnenews.com - Pedro Acosta benar-benar memberi kejutan pada race perdana MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand akhir pekan kemarin.
Rider muda KTM itu tampil impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand. Acosta berhasil mengakhiri akhir pekan di Sirkuit Buriram dengan hasil positif.
Acosta meraih kemenangan pada Sprint Race sebelum menutup Grand Prix hari Minggu dengan finis di posisi kedua.

- Reuters
Hasil tersebut membuatnya memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 setelah seri pembuka musim.
Prestasi itu juga menandai kemenangan pertama KTM sejak musim 2023.
Selain itu, pabrikan Austria tersebut untuk pertama kalinya meninggalkan seri pembuka sebagai pemimpin klasemen MotoGP.
Meski tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, Acosta menilai masih ada kelemahan besar pada motor KTM.
Ia menyoroti perbedaan performa dibandingkan rival utama seperti Ducati dan Aprilia.
“Yah, sepertinya tahun ini top speed kami tidak sebagus Ducati dan Aprilia. Saya sangat kesulitan di dua sektor pertama lintasan.” kata Pedro Acosta.

- Red Bull KTM Racing
Catatan kecepatan maksimum di Buriram memang menunjukkan perbedaan cukup jelas.
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, mencatat 345,0 km/jam saat kualifikasi. Sementara itu, pembalap KTM tercepat adalah Enea Bastianini dengan 342,8 km/jam.
Acosta sendiri hanya mencatatkan kecepatan tertinggi 341,7 km/jam sepanjang akhir pekan.
Pada balapan utama, kecepatan tertinggi dicatatkan oleh Marc Marquez dengan 339,6 km/jam.
Meski kalah di lintasan lurus, Acosta mampu menutup kekurangan itu di sektor terakhir.
Ia memanfaatkan zona pengereman keras di tikungan terakhir untuk menyalip rivalnya.
“Memang benar bahwa sejak saya datang ke Thailand, bahkan di kategori lain, saya selalu memiliki T4 yang cepat dan itu satu-satunya tempat saya bisa melakukan overtaking,” katanya.
“Karena kemudian ada titik pengereman terakhir ini, dan itu satu-satunya kartu andalan saya yang bisa saya gunakan. Untuk itu, saya hanya mencoba mempertahankan jarak dan kemudian mencoba menyerang di sana.” jelasnya.
Load more