Lagi-lagi Diasapi Kimi Antonelli, George Russell Disebut Berada dalam Bahaya di Perebutan Gelar Juara F1 2026
- Reuters
tvOnenews.com - Persaingan internal di tim Mercedes memanas setelah Andrea Kimi Antonelli kembali mengungguli George Russell di awal musim F1 2026.
Russell yang difavoritkan juara kini tertinggal 20 poin, usai tiga kali kalah beruntun dari rekan setim mudanya dalam empat seri pembuka.
Di Miami, Russell finis keempat, terpaut 43 detik dari Antonelli yang mencatat kemenangan ketiga beruntun setelah China dan Jepang.
- Reuters
Legenda F1, David Coulthard, menilai situasi ini menempatkan Russell pada posisi yang tidak nyaman dalam perebutan gelar.
"Dia sudah dewasa," kata Coulthard tentang Antonelli.
"Dia mungkin baru menjalani musim keduanya di Formula 1, tetapi dia tidak hanya menghadapi tekanan karena kehadiran Lando yang siap menyerang, tetapi dia juga mengalami beberapa kesulitan teknis dengan paddle shift yang menyebabkan perpindahan gigi turunnya tidak konsisten." lanjutnya.
"Dan dia ditenangkan oleh teknisinya, Bono, ketika suaranya meninggi karena berusaha mencari tahu apa masalahnya. Dan saya yakin mereka akan membicarakan hal itu lagi setelahnya karena pada akhirnya, masalahnya tetaplah masalah. Anda hanya perlu menyampaikan informasi kepada tim dan mereka akan mencoba menemukan solusinya untuk Anda." tambah David Coulthard.
"Jadi saya pikir dia benar-benar telah mencapai kematangan. Dia benar-benar berhak memimpin kejuaraan dunia ini. Dan harapannya sekarang, dan ini akan membuat George merasa tidak nyaman, tetapi harapannya adalah dia memimpin tim dan jelas dalam hal hasil." terangnya.
"Sekarang George memiliki pengalaman, kualitas, dan semua keterampilan untuk dapat mengambil alih kembali kepemilikan itu. Mereka berdua tidak bisa menang. Seseorang harus menjadi yang pertama. Seseorang harus menjadi yang kedua." tambah Coulthard.
David Coulthard memperkirakan tekanan terhadap Russell akan terus meningkat jika tren ini tak segera berubah.
“Saya rasa yang jelas adalah, semakin lama ini berlanjut, semakin besar tekanan yang dirasakan George, karena dia lebih berpengalaman, jelas seorang pembalap cepat dan telah memenangkan grand prix,” tambah Coulthard.
“Saat ini dia bertemu dengan versi dirinya yang lebih muda, yang memiliki kebebasan penuh, semuanya baru dan menarik, belum terbiasa dengan gaya hidup Formula 1 dengan segala beban yang menyertainya, kapal dan mobil dan semua hal menyenangkan semacam itu, yang merupakan pengalih perhatian," tutupnya.
Load more