News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Manajer Tegaskan Kegagalan di Seri Pembuka MotoGP 2026 Bukan Masalah Serius bagi Ducati

Tidak ada pembalap Ducati di podium juara MotoGP Thailand 2026 setelah Marc Marquez dan Alex Marquez gagal finis.
Senin, 16 Maret 2026 - 17:50 WIB
Hasil MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan manajer tim MotoGP, Francesco Guidotti, menepis anggapan bahwa Ducati Lenovo Team mengalami bencana pada seri pembuka MotoGP musim 2026 di Thai Grand Prix 2026.

Menurut Guidotti, hasil kurang maksimal Ducati di balapan pembuka justru lebih mencerminkan betapa dominannya pabrikan asal Italia itu dalam beberapa tahun terakhir, bukan karena adanya masalah besar pada performa motor mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez mengalami masalah pada ban belakang motornya di MotoGP Thailand 2026
Marc Marquez mengalami masalah pada ban belakang motornya di MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Reuters

Seperti diketahui, balapan di Buriram sekaligus mengakhiri catatan luar biasa Ducati yang sebelumnya mencatat 88 podium beruntun di MotoGP. 

Pada seri tersebut, para pembalap Aprilia Racing tampil impresif dengan menempatkan empat rider di posisi lima besar. Pembalap Italia Marco Bezzecchi menjadi yang terdepan dengan meraih kemenangan. 

Sementara itu, juara dunia bertahan Marc Marquez sebenarnya berpeluang naik podium sebelum mengalami kerusakan pada pelek roda di fase akhir balapan.

“Tentu saja GP Thailand terlihat seperti bencana besar bagi Ducati, tetapi hanya jika dibandingkan dengan hasil mereka di masa lalu,” ujar Guidotti kepada Speedweek.com.

“Secara realistis, hasil seperti di GP Thailand sebenarnya cukup normal dan menurut saya bukanlah drama bagi Ducati.”

Guidotti Soroti Performa Aprilia di Seri Pembuka MotoGP 2026

Guidotti juga memuji performa Aprilia yang tampil kuat sepanjang akhir pekan, tetapi ia menilai keberhasilan Bezzecchi juga dipengaruhi oleh kecocokannya dengan karakter ban tertentu.

“Tentu saja Aprilia melakukan pekerjaan yang sangat baik, mereka berhasil menutup jarak,” katanya.

“Namun Bezzecchi juga mampu membuat perbedaan di Buriram karena dia adalah salah satu dari sedikit pembalap yang menyukai konstruksi ban belakang khusus dari Michelin, yang biasanya hanya digunakan di Mandalika dan Red Bull Ring.”

Guidotti juga menilai kembalinya Marquez ke barisan depan setelah periode sulit adalah perkembangan positif.

“Marc kembali ke barisan depan setelah lama absen. Dalam kondisi normal, dia seharusnya bisa meraih dua podium di awal musim, dan itu sudah lebih dari cukup.”

Selain itu, ia juga menyoroti performa pembalap VR46 Racing Team, yakni Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, yang dinilainya tetap menunjukkan kecepatan kompetitif meskipun mengalami kendala teknis dan start yang kurang baik.

Sementara di tim Gresini Racing, Guidotti menilai Alex Marquez kemungkinan merasakan tekanan ekspektasi tinggi dari tim pabrikan.

Menurutnya, tekanan tersebut membuat sang pembalap berakhir dengan  terjatuh ke gravel di tengah balapan.

Di sisi lain, performa rekan setim Marquez di Ducati, Francesco Bagnaia, menjadi satu-satunya hal yang menurut Guidotti masih menimbulkan tanda tanya.

“Dia menunjukkan sepanjang musim dingin bahwa kecepatannya setara dengan para pembalap Ducati lainnya, tetapi dia tidak mampu menerjemahkan itu menjadi hasil balapan tanpa alasan yang jelas,” ujar Guidotti.

Meski demikian, ia tetap menilai performa Bagnaia secara keseluruhan masih cukup baik.

“Secara keseluruhan, dia melakukan pekerjaan yang bagus.”

Guidotti juga mengingatkan bahwa terlalu dini menilai kekuatan tim hanya dari satu balapan.

“Anda tidak bisa mengatakan banyak hal setelah satu GP saja, tetapi salah satu tujuan utama adalah membuat semua pembalap Ducati tampil cepat bersama-sama, dan mereka sudah semakin mendekati itu.”

“Namun mungkin mereka memang kehilangan sedikit waktu di area lain selama musim dingin.”

“Meski begitu, saya tidak melihat adanya masalah besar bagi Ducati.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seri kedua MotoGP 2026 sendiri akan digelar akhir pekan ini di Autodromo Internacional Ayrton Senna, yang akan menjadi tantangan baru bagi seluruh tim dan pembalap.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di AVC Gala Awards 2025. Bahkan meski telah pensiun, namun idola Megawati Hangestri tersebut masih dinobatkan sebagai ikon bola voli Asia.
Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Prasetyo mengatakan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan regulasi yang mengatur keberadaan dan tata kelola ojol dapat segera difinalisasi. 
Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Menduga berselingkuh, seorang pria di Kabupaten Banyuwangi tega menusuk istri sirinya dengan menggunakan pisau dapur.
Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dipersoalkan keluarganya.
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT