Sindir Valentino Rossi, Marc Marquez Tak Ingin Balapan Sampai 40 Tahun di MotoGP
- Cadenaser.com
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Marc Marquez mulai membuka pandangannya soal masa depan karier di MotoGP.
Meski masih berambisi menambah gelar juara dunia, ia memberi sinyal kuat bahwa tidak akan balapan hingga usia 40 tahun, apalagi mengikuti jejak Valentino Rossi yang bertahan sampai usia 42 tahun.
- MotoGP
Memasuki usia 33 tahun pada Februari 2026, Marquez tengah menjalani musim ke-19 di ajang Grand Prix dengan koleksi sembilan gelar dunia. Musim ini, ia membidik gelar ke-10, namun di balik ambisi tersebut, kondisi fisik menjadi pertimbangan besar dalam menentukan masa depannya.
Keraguan itu juga tercermin dalam negosiasinya dengan Ducati Lenovo Team. Tim pabrikan asal Italia itu menawarkan kontrak dua musim, tetapi Marquez hanya ingin menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengaku masih belum yakin dengan kondisi tubuhnya dalam beberapa tahun ke depan, terutama mengingat riwayat cedera dan operasi yang pernah dijalani.
“Semuanya perlu dievaluasi, saya baru berusia 33 tahun,” ujar Marquez.
“Saya berharap dapat memperpanjangnya selama mungkin, tetapi saya juga telah menjalani beberapa operasi pada tubuh saya, dan itu juga sulit untuk dikelola setiap hari,” lanjutnya.
Saat disinggung kemungkinan bertahan hingga usia 42 tahun seperti Rossi, Marquez merespons dengan nada santai namun tegas.
“Saya bahkan takkan (balapan) sampai usia 40 tahun, jangan khawatir,” katanya.
Situasi ini membuat pembicaraan kontrak dengan Ducati berjalan cukup alot. Marquez pun meminta waktu lebih agar bisa memastikan kondisi fisiknya sebelum mengambil keputusan besar.
“Saya minta Ducati menunggu sedikit lebih lama,” ungkapnya.
“Saya hanya butuh waktu lebih banyak. Saat mulai membicarakan masa depan kami, saya sedang cedera. Saya perlu merasa nyaman di atas motor lebih dulu, baru kemudian saya tanda tangan kontrak,” tutupnya.
(aes)
Load more