Francesco Bagnaia Akhirnya Ungkap Alasan Sebenarnya Ia Mundur saat Balapan Utama MotoGP Belanda 2026
- Instagram/Francesco Bagnaia
tvOnenews.com - Rider Ducati, Francesco Bagnaia, akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusannya mundur dari balapan utama MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen.
Pecco gagal menyelesaikan lomba setelah menghentikan motornya ketika masih menyisakan 10 lap. Saat itu, Bagnaia sedang berada di posisi keempat.
Sebelum keluar dari balapan, rider asal Italia tersebut terlibat duel sengit memperebutkan posisi empat bersama Marc Marquez dan Pedro Acosta.
- Instagram/Francesco Bagnaia
Setelah balapan berakhir, Pecco pun akhirnya menjelaskan alasan dirinya mundur di MotoGP Belanda akhir pekan kemarin.
“Tentu saja saya tidak menyangka akan mengakhiri akhir pekan dengan gagal finis,” kata Bagnaia.
“Setelah Sprint Race, saya memiliki perasaan yang sangat positif menjelang balapan jarak penuh karena saya tahu kami bisa bersaing. Start saya tidak terlalu buruk; saya mencoba untuk tetap dekat dengan para pemimpin sejak awal dan merebut beberapa posisi sambil berjuang di dalam kelompok." lanjutnya.
Namun, Bagnaia mengungkapkan motornya mulai mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga sulit dikendalikan sepanjang balapan.
“Tetapi saya tidak bersepeda seperti yang saya inginkan: saya kesulitan memperlambat sepeda dan menghentikannya.” terang Francesco Bagnaia.
“Tepat setelah titik tengah, situasinya menjadi sangat sulit dikendalikan terlalu sulit untuk memikirkan melanjutkan balapan." lanjutnya.
“Saya menyesal harus mengakhiri akhir pekan dengan cara ini, terutama di Assen.” tutup Pecco.
Francesco Bagnaia bukan satu-satunya pembalap yang gagal finis pada gelaran MotoGP Belanda 2026.
Selain Pecco, rider andalan KTM yakni Pedro Acosta juga mundur karena mengalami mati rasa pada tangan kanan.
Sementara itu, Marc Marquez menuntaskan balapan di posisi ketujuh setelah menerima penalti satu posisi. Hasil tersebut membuat Bagnaia kini tertinggal 63 poin dari pemuncak klasemen baru, Jorge Martin.
(akg)
Load more