Kimi Antonelli Kena Sindir Bos Mercedes Usai Dirinya Nyaris Kena Penalti Track Limits saat F1 GP Singapura 2026
- Facebook/F1
tvOnenews.com - Kimi Antonelli mendapat sindiran ringan dari bos Mercedes, Toto Wolff, setelah berulang kali melanggar track limits saat gelaran F1 GP Singapura 2026 akhir pekan lalu.
Pembalap Italia tersebut tercatat melakukan empat pelanggaran track limits saat finis ketiga di Sirkuit Marina Bay, Minggu (11/10/2026) yang untungnya terhindar dari penalti lima detik.
Steward membatalkan pelanggaran keempat karena Antonelli sedang menghadapi masalah rem pada mobil W17. Ia juga dinilai tidak memperoleh keuntungan saat melebar di Tikungan 7.
- REUTERS/Jon Nazca
Wolff kemudian menyampaikan candaan melalui radio tim seusai balapan, sembari mengapresiasi penampilan pembalap berusia 20 tahun tersebut.
"Kimi, mengemudi dengan baik. Bagus sekali. Mungkin kita perlu sedikit bantalan di bawah pantatmu agar kamu duduk lebih tinggi sesuai dengan batas lintasan, tapi itu sangat bagus," kata Wolff.
Seusai balapan, Wolff kembali melontarkan lelucon mengenai kesulitan Antonelli melihat batas lintasan.
"Saya punya strategi bagus, saya akan menaruh bantal dari hotel di bawah pantatnya, agar dia bisa melihat jalan, karena saya rasa dia tidak bisa melihatnya lintasan," kata Wolff.
Di balik candaan tersebut, Wolff mengakui pelanggaran berulang Antonelli sempat membuat Mercedes khawatir. Namun, ia tetap menilai sang pembalap menunjukkan perkembangan positif.
- Facebook/F1
"Jadi ya, di bawah pantatnya agar dia bisa melihat. Itu membuat kami stres. Setengah balapan kami sudah mendapat tiga kali pelanggaran, tetapi itu juga menunjukkan bahwa dia sering mendorong batas kemampuannya," terang Wolff.
"Menurut saya, cara dia mengemudikan mobil itu menunjukkan kedewasaan dan hal yang baik. Kami membicarakannya dan dia berkata, 'Saya hanya perlu tetap tenang dan memastikan saya menyelesaikan balapan'. Jadi, mengendalikan mobil yang sulit pada tahap itu dan mencoba mengembangkannya serta belajar, itu bagus." pungkas kepala tim Mercedes itu.
Hasil tersebut turut menjaga peluang Antonelli merebut gelar juara dunia pertamanya.
Kini, ia berpeluang menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah di GP Amerika Serikat, Austin, pada 23–25 Oktober mendatang.
(akg)
Load more