Dr. Ninik Rahayu dipilih menjadi Ketua Dewan Pers sisa masa periode keanggotaan 2022 â 2025, menggantikan Prof Azyumardi Azra yang wafat pada 18 September 2022.
Dewan Pers menggelar rapat pleno untuk memilih ketua baru, untuk untuk mengisi posisi Ketua Dewan Pers yang kosong sejak Prof Azyumardi Azra meninggal dunia pada 18 September 2022 lalu.
Prof Azyumardi Azra tutup usia pada Minggu (18/9/2022) di Malaysia akibat terkena serangan jantung. Kepergian sosok Azyumardi yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Ketua Dewan Pers menyisakan duka mendalam. Berikut profil dan perjalanan karir Prof Azyumardi Azra yang telah dirangkum tim tvonenews.
Wakil Presiden ke-11 Jusuf Kalla (JK) mengatakan dengan meninggalnya Prof Azyumardi Azra, Indonesia telah kehilangan tokoh ulama yang berbakti kepada bangsa.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri prosesi pemakaman Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Usai Anies Baswedan menyalatkan jenazah Azyumardi Azra, sejumlah kenangan semasa hidup almarhum pun terbesit oleh orang nomor satu di DKI Jakarta itu.Â
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang almarhum Prof Azyumardi Azra sebagai pribadi yang konsisten merawat demokrasi di Indonesia tetap berkualitas
Jenazah Prof Azyumardi Azra dimakamkan secara militer di TMP Kalibata, Selasa (20/9). Sejumlah anggota TNI berbaris dan bersiaga melakukan prosesi militer.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".