Aksi sekelompok bajing loncat di Jakarta Utara bikin geleng kepala hingga viral di media sosial. Bagaimana tidak, di tengah terik siang dan padatnya lalu lintas
Bajing loncat atau pencuri berinisial BI (36) yang menganiaya seorang pria lansia berinisial P (65) akhirnya berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Cilincing.
Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil menangkap 1 pelaku komplotan bajing loncat yang sering beraksi. Pelaku bernama Tulus Hardiono (30) warga Medan Labuhan.
Tersangka pelaku aksi Bajing Loncat di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang viral di media sosial, berhasil ditangkap oleh tim polisi setelah tiga minggu kabur.
Aksi Bajing Loncat di Jalan lintas Palembang-Indralaya mencuri muatan mobil pick up dengan sebilah pisau. Polisi melakukan penelusuran terkait kejadian ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menanggapi fenomena bajing loncat atau pelaku tindak pidana kriminal yang kerap terjadi selama momen mudik, begini katanya
Bajing loncat kembali beraksi satroni truk ekspedisi dan muatan antar kota di jalan raya Ngawi-Solo. Aksi bajing loncat yang bergelantungan di bak truk tersebut sempat terekam kamera pengguna jalan yang berada tepat dibelakangnya dan kini viral di media sosial.Â
Aksi bajing loncat yang sempat viral di media sosial (medsos) mengambil barang dari sebuah mobil box yang melintas di Jalan Rumah Potong Hewan, Kelurahan Mabar,
Seorang pria memakai kaus merah dan bercelana hitam, diduga bajing loncat, bergelantungan di belakang truk kontainer yang melaju di Jalan Raya Ngawi menuju Solo
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke