PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menginvestasikan dana hingga 365 juta dolar AS atau sekitar Rp5,91 triliun untuk anak usahanya Star Energy Geothermal.
Saham BREN (PT Barito Renewable Energy Tbk) milik pengusaha Prajogo Pangestu ini anjlok parah sejak Jumat, setelah Russell mengeluarkannya dari indeks FTSE.
Anjloknya saham emiten terbesar di BEI ini membuat nilai kapitalisasi pasar BREN berkurang hingga sekitar Rp150 triliun dalam sehari menjadi Rp1.354,6 triliun.
Mulai sesi I Perdagangan Senin (27/5/2024), Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham BREN, di pasar reguler maupun di pasar tunai.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) milik Prajogo Pangestu senilai Rp1.505 Triliun ini, telah masuk dalam indeks FTSE dan menjadi incaran investor global.Â
PLTB Sidrap 1 yang diakuisisi BREN adalah pembangkit listrik tenaga angin terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara yang sempat diresmikan Presiden Jokowi.
Saat IHSG naik 1,1 persen, saham BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk) berhasil menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).Â
Menyingkirkan BBCA dan BBRI, saham BREN akhirnya menguasai tahta sebagai perusahaan terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai pasar Rp1.230 triliun.
Hanya butuh enam bulan bagi PT Barito Renewables Energy Tbk (saham BREN) menjadi perusahaan terbesar di BEI dengan kapitalisasi pasar menembus Rp1.207 triliun
Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
Nama Khoirul Anam, Satpam BRI Tanjung Priok, mendadak jadi perbincangan hangat setelah berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).