Peredaran uang di Wilayah Provinsi Kepulaua Riau hingga saat ini sudah mencapai Rp 5 triliun. Tentunya dengan banyaknya uang yang beredar dikalangan Masyarakat
Transaksi penggunaan Response Code Indonesian Standard (QRIS), di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau terus meningkat. Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri men
BI Kepulauan Riau menggelar layanan penukaran uang di pelabuhan, pasar tradisional, dan bandara melalui armada mobil kas keliling BI selama bulan Ramadhan.
Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri akan mengelilingi wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) untuk memperkuat sekaligus memenuhi kebutuhan uang rupiah dalam jumlah yang cukup, baik dalam bentuk pecahan baru yang sesuai dan layak edar di masyarakat.
Bank Indonesia Kepulauan Riau mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama mencegah hingga melaporkan berbagai kegiatan yang berpotensi pada tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindakan pendanaan terorisme.
Pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau (Kepri) di triwulan II tahun 2022, mengalami peningkatan sebesar 5,01 persen. Perihal itu dipaparkan Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia
Guna mempermudah layanan penukaran uang lebaran dimasa pandemi, kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau telah menyiapkan sebanyak 152 titik penukaran uang untuk kebutuhan lebaran di seluruh Provinsi Kepulauan Riau.
Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur