Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami meninjau jembatan gantung Pongpet yang sempat ambruk. KDM bersyukur warga selamat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di  mengatakan Pemprov Jabar akan membangun jembatan permanen pada 2027 untuk menggantikan jembatan gantung nahas tersebut.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pun meminta maaf atas insiden rusaknya Jembatan Garuda yang dibangun TNI AD tersebut.
Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ambruk usai diresmikan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.
Jembatan Gantung Pongpet mendadak anjlok saat dilintasi rombongan pejabat daerah dan warga pada Minggu (30/8/2026), termasuk Bupati Pangandaran Citra Pitriyami.
Insiden Jembatan Gantung Pongpet ambruk bermula saat rombongan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama sekitar 50 orang mencoba melintasi jembatan tersebut
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami memberi bantuan uang Rp20 juta kepada warga Dusun Kalapa Tiga, Mila Septian guna perbaiki rumah tidak layak huni (rutilahu).
Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, mengaku enam kali bertemu anggota DPRD Rembang berinisial WD di hotel. Polisi masih mendalami bukti dan laporan dugaan
Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.