News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sabtu, 7 November 2026 - 16:20 WIB
Ilustrasi KPK.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan sejumlah uang suap  di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I terkait layanan pertanahan.

Hal itu diungkap langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, pada Jumat (6/11/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan lembaga antirasuah mendalami hal tersebut saat memeriksa dua saksi pada 5 November 2026, yakni GPM selaku Koordinator Kelompok Substansi Pengukuran dan Pemetaan Kodsatral Kantah Kabupaten Bogor I, dan A selaku Koordinator Kelompok Substansi Penetapan Hak Atas Tanah Kantah Kabupaten Bogor I.

“Dalam pemeriksaan ini, penyidik meminta keterangan berkaitan dengan dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh pihak-pihak di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor,” kata Budi. 

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pendalaman tersebut terkait bagaimana alur penerimaan uang hingga pengumpulannya.

“Tentunya keterangan-keterangan para saksi ini untuk melengkapi alat bukti yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara tersebut,” katanya.

Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Mereka adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.

Tersangka lainnya adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. 

Keempatnya diduga KPK merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 17 September 2026, penyidik KPK menggeledah ruangan Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Kementerian ATR/BPN Virgo Eresta Jaya, Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian ATR/BPN Asnaedi, serta ruangan direktorat terkait kasus tersebut.

Pada 18 September 2026, KPK melanjutkan kegiatan penggeledahan di kantor Summarecon di Jakarta, dan rumah Lampri di Bekasi. KPK pada 21 September 2026 menggeledah kantor Summarecon di Kabupaten Bogor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Tiga pebulutangkis muda yang berhasil harumkan nama Indonesia di ajang World Junior Championships 2026 mendapat apresiasi dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek AC Milan, Koni De Winter, mulai menarik perhatian sejumlah klub besar Liga Inggris. Liverpool, Manchester United, dan Chelsea dikabarkan ikut memantaunya.
Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Absen di FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia terancam disalip Kazakhstan, Sudan, Rwanda, Togo, Namibia, dan Guinea-Bissau dalam ranking FIFA dunia.
Viral Mobil di Rest Area 88A Tol Cipularang Tiba-tiba Menabrak saat Parkir, Empat Penumpang Ditemukan Pingsan di Dalamnya

Viral Mobil di Rest Area 88A Tol Cipularang Tiba-tiba Menabrak saat Parkir, Empat Penumpang Ditemukan Pingsan di Dalamnya

Pemilik akun juga menyebut, bahwa terdapat empat orang penumpang di dalam mobil sedan merah tersebut, dmana semuanya ditemukan dalam kondisi telah pingsan.
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Babak Belur Dihajar Juara Bertahan, Langkah Boy Arnez Cs Harus Terhenti di Semifinal

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Babak Belur Dihajar Juara Bertahan, Langkah Boy Arnez Cs Harus Terhenti di Semifinal

Hasil Liga Voli Vietnam 2026 pertandingan pertama di semifinal antara Bien Phong MB, menghadapi LPBank Ninh Binh yang diperkuat hitter Indonesia, Boy Arnez.
Dua Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

Dua Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

Kantor SAR Banyuwangi menerima laporan kondisi membahayakan manusia terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Semeru Desa Ranu Pani, Senduro

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Menanggapi berbagai informasi dan opini yang berkembang di masyarakat maupun media sosial terkait kejadian antarsiswa di lingkungan SD Labschool Cibubur, pihak sekolah menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi serta memahami perhatian dan kekhawatiran yang dirasakan oleh para orang tua.
Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Inilah deretan fakta kasus rudapaksa mahasiswi Jember yang belakangan ini viral di media sosial. Dalam kasus ini, pelaku merupakan pria berinisial MFR (28). MFR merupakan warga Kecamatan Wuluhan yang berdomisili di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.
Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku dirinya juga ikut disadap. Bahlil mengatakan dirinya tak menyangka ada pihak-pihak yang memanfaatkan ruang demokrasi di negara ini dengan cara yang kebablasan.
Selengkapnya

Viral