Menteri P2MI Abdul Kadir Karding memberikan pengarahan kepada 196 pekerja migran ilegal Indonesia yang dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai
Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang, berinisial TK (58) dideportasi oleh petugas imigrasi Bali setelah bebas dari penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kerobokan, Bali, dalam kasus pencabulan lima anak yang masih duduk di pendidikan anak usia dini (PAUD).
Setelah menjalani pemeriksaan secara intens akhirnya 14 Warga Negara Asing( WNA) asal negara Tiongkok akhirnya dideportasi ke negara asalnya melalui Pelabuhan I
Petugas Imigrasi Bali deportasi bule perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Jerman, Darja Tuschinski (29) yang bugil di pementasan tari di Ubud.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) catat puluhan ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah dideportasi dari luar negeri, didominasi perempuan.
Imigrasi Denpasar kembali mendeportasi dua orang WNA Nigeria berinisial COO dan SMR dideportasi karena telah melanggar Pasal 78 Ayat (2) UU Nomor 6 Tahun 2011.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali kembali deportasi sebanyak empat warga negara asing asal Nigeria dan seorang warga Rusia.
Setelah mendeportasi seorang WNA Rusia yang bekerja ilegal sebagai fotografer, Ditjen Imigrasi kembali mendeportasi tiga wanita WNA Rusia pekerja seks komersil.
Deportasi itu dilakukan setelah 55 WNA yang berasal dari beberapa negara itu terbukti melanggar aturan batas izin tinggal. Mereka tinggal di apartemen Tangerang
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.