GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

22 WNI Dideportasi dari Arab Saudi Akibat Tak Miliki Visa Haji, Mereka Di-blacklist Selama 10 Tahun

Sebanyak 22 Warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Arab Saudi akibat tertangkap tidak menggunakan visa haji.
Sabtu, 1 Juni 2024 - 11:41 WIB
ILUSTRASI - Haji
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 22 Warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Arab Saudi akibat tertangkap tidak menggunakan visa haji

Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary mengatakan bahwa sebelumnya 24 WNI diamankan oleh kepolisian Arab Saudi lantaran tidak dapat memperlihatkan dokumen-dokumen perhajian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh WNI tersebut diketahui tertangkap pada Selasa (28/5/2024) saat miqat di Bir Ali, Madinah sekira pukul 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS). 

"Statusnya dideportasi (22 WNI). Jadi akan berlaku ketentuan deportasi yang salah satunya adalah larangan masuk Arab Saudi hingga 10 tahun," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (1/6/2024). 

Yusron menjelaskan bahwa tim KJRI telah bertemu dengan seluruh WNI tersebut. Yang dimana usai pertemuannya itu diputuskan untuk memindahkan mereka ke imigrasi. 

Rencananya, 22 WNI itu akan langsung diterbangkan kembali menuju Tanah Air pada hari ini sekira pukul 11.00 WAS. 

tvonenews

"Insya Allah 22 jemaah akan kembali ke Indonesia dengan penerbangan Garuda," jelasnya. 

Adapun untuk dua orang lainnya akan dilakukan proses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Sebab, keduanya merupakan koordinator dalam rombongan yang bermasalah tersebut. 

Sementara itu, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur terhadap tawaran berhaji secara non prosedural dengan menggunakan visa non haji.

Sebab, lanjutnya, pemerintah Arab Saudi saat ini tengah memperketat aturan terkait visa haji.

"Bagi jemaah yang saat ini sudah berada di Arab Saudi dan ingin masuk ke Makkah untuk berhaji namun tidak memegang visa haji dan hanya punya visa ziarah, sebaiknya tidak memaksakan diri. Sebab, itu tidak sesuai dengan ketentuan Arab Saudi," ucapnya. 

Sebelumnya, Daerah Kerja (Kadaker) Madinah telah menegaskan akan ada sanksi berat jika para jemaah yang tidak memiliki visa haji namun tetap nekat ikuti ibadah haji. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadaker Madinah Ali Machzumi mengatakan banyak sanksi yang akan diberikan kepada jemaah yang tidak memakai visa haji resmi seperti dikenakan sebesar 10 ribu riyal atau setara Rp42 juta.

Selain itu, sanksi lainnya adalah para jemaah yang melanggar berpotensi ditahan sementara oleh polisi Arab Saudi selama musim haji berlangsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NAC Breda Akhirnya Resmi Didegradasi, Suporter Rusuh hingga Laga Kontra Heerenveen Dihentikan

NAC Breda Akhirnya Resmi Didegradasi, Suporter Rusuh hingga Laga Kontra Heerenveen Dihentikan

NAC Breda akhirnya resmi terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie. Dalam pertandingan melawan Heerenveen, para suporter bersikap rusuh hingga laga dihentikan.
Dedi Mulyadi Tiba-Tiba Berterima Kasih ke Warga Jawa Barat: Terima Kasih Bagi yang Terus Memberikan Kritik

Dedi Mulyadi Tiba-Tiba Berterima Kasih ke Warga Jawa Barat: Terima Kasih Bagi yang Terus Memberikan Kritik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba-tiba mengucapkan terima kasih kepada warganya. 
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Vanja Bukilic dan Kyle Russell Kembali, Jordan Wilson Jadi Wajah Baru

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Vanja Bukilic dan Kyle Russell Kembali, Jordan Wilson Jadi Wajah Baru

KOVO telah resmi merilis daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada nama lama seperti Vanja Bukilic dan Kyle Russell. Sedangkan Jordan Wilson jadi wajah baru.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Beragam nasib dialami oleh mereka, dengan dua kiper Timnas Indonesia mengalami hal yang berkebalikan.
Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang ibu penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Selengkapnya

Viral