Rumah Ahmad Sahroni yang dijarah massa kini resmi dirobohkan. Berikut deretan fakta terbaru soal kerusakan, alasan pembongkaran, dan keputusan Sahroni tetap tinggal.
Aksi anarkis hingga penjarahan sejumlah kediaman pejabat negara yang terjadi pada Agustus 2025 kemarin menjadi coretan hitam bagi perjalanan Indonesia.
Sabtu 30 Agustus 2025 malam, menjadi hari yang memilukan bagi Surya Utama alias Uya Kuya, pasalnya, rumahnya yang berada di kawasan Duren Sawit Jakarta Timur dijarah habis oleh massa
Belum lama ini, rumah pribadi milik anggota DPR RI, Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi target penjarahan massa. Jam tangan mewah dijarah seorang remaja
Rumah mewah Uya Kuya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, porak-poranda usai dijarah massa. Coretan protes, perabot rusak, hingga hewan peliharaan ikut hilang.
Ibas minta maaf atas kinerja fraksi Demokrat di DPR. Partainya siap introspeksi, koreksi diri, dan sepakat tuntutan publik soal penghentian tunjangan DPR.
Terlihat bagaimana detik-detik massa yang mengamuk merangsek masuk ke rumah Uya Kuya yang sudah kosong ditinggalkan penghuninya dan menjarah barang-barang di dalamnya.
Setelah aksi unjuk rasa atau demonstrasi, kini massa semakin tidak terkendali. Bukan hanya menargetkan gedung DPR RI saja, melainkan rumah pribadi milik anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.