DPRD Kota Surabaya menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa Cipayung Plus dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6/2026).
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Senin (15/6).
Pemprov Jatim torehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025.
Insiden Suroboyo Bus yang menyenggol dump truck hingga menyebabkan dua penumpang terluka di kawasan Joyoboyo memicu sorotan terhadap sistem keselamatan transportasi publik di Surabaya.Â
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memaksimalkan pemanfaatan anggaran Rp5 juta per RW. Anggaran tersebut diharapkan dapat difokuskan pada penguatan literasi digital.
Komisi A DPRD Kota Surabaya memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait sengketa berkepanjangan di Apartemen Bale Hinggil.
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya memberikan catatan keras terhadap kinerja pemungutan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pahlawan tahun 2025.
Temuan mencengangkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kota Surabaya, Jawa Timur, disikapi serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.
Ancaman banjir saat puncak musim hujan semakin nyata di Kota Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, mendesak keras Pemkot untuk segera merampungkan proyek vital Rumah Pompa di kawasan rawan genangan Gunung Anyar.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.