News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

15 Pelajar Surabaya Terpapar Narkoba, DPRD Gelar Rapat Khusus

Temuan mencengangkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kota Surabaya, Jawa Timur, disikapi serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.
Minggu, 30 November 2025 - 08:17 WIB
Temuan mencengangkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kota Surabaya, Jawa Timur, disikapi serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Temuan mencengangkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Kota Surabaya, Jawa Timur, disikapi serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Komisi D DPRD menggelar rapat khusus dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya dan dinas terkait untuk merespons ancaman yang kian meresahkan ini.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi D dr. Akmarawita Kadir tersebut dihadiri oleh BNN Surabaya, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan, Satpol PP, hingga hampir seluruh Camat di Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data yang menjadi pemicu rapat khusus ini adalah indikasi paparan narkoba pada 15 pelajar di Surabaya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Nanik Sukristina, menyampaikan hasil screening yang dilakukan pihaknya.

"Dari 30.132 siswa yang menjalani screening dan 368 siswa yang dites urine, kami menemukan 5 siswa terindikasi positif zat adiktif," ujar dr. Nanik.

Temuan ini memperkuat kekhawatiran tentang mudahnya akses zat terlarang di lingkungan pendidikan. Anggota Komisi D DPRD, Abdul Ghoni, membeberkan pola yang sangat mengkhawatirkan yang ditemukan di lapangan, yang menjadi pintu masuk pelajar pada lingkaran narkoba dan kriminalitas.

"Faktanya, mereka yang sudah makai (narkoba) mendapat akses pembelian lewat cara berutang. Awalnya gratis, lalu utang dan akhirnya mencuri karena ketagihan," ungkap Ghoni.

Ghoni juga menyebutkan bahwa temuan tersebut mengindikasikan beberapa kelurahan di Surabaya kini telah masuk kategori zona merah narkoba, sehingga membutuhkan pengawasan ekstra dan sinergi lintas instansi.

Menyikapi temuan ini, semua pihak menyatakan komitmen untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi D lainnya, dr. Zuhrotul Mar'ah, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama. "Ketahanan keluarga harus kuat, bukan sekadar seminar. Selain itu, penguatan ekonomi juga penting," tegasnya.

DPRD pun mendorong agar lokasi yang kerap menjadi titik rawan transaksi, seperti warung kopi, diawasi lebih ketat, serta mengaktifkan peran Karang Taruna dalam pembinaan remaja. Semua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi agar ancaman narkoba di lingkungan pelajar dapat diminimalisir.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.
KPAI: Kasus Anak Akhiri Hidup di Indonesia Sudah Level Darurat, Hak Pendidikan hingga Perlindungan Terancam

KPAI: Kasus Anak Akhiri Hidup di Indonesia Sudah Level Darurat, Hak Pendidikan hingga Perlindungan Terancam

KPAI sebut maraknya kasus anak akhiri hidup telah jadi ancaman serius terhadap pemenuhan HAM, khususnya hak anak atas pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan.
Purbaya Tegaskan Tak Akan Minta Tolong Prabowo, Buntut OTT KPK di Bea Cukai dan Kantor Pajak Banjarmasin

Purbaya Tegaskan Tak Akan Minta Tolong Prabowo, Buntut OTT KPK di Bea Cukai dan Kantor Pajak Banjarmasin

Purbaya mengungkapkan dirinya tak akan meminta tolong Presiden Prabowo Subianto terkait OTT yang dilakukan KPK terhadap Kantor Pajak Banjarmasin dan Bea Cukai.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT