News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fani

Cegah Abrasi di Kawasan Raja Ampat, 2.630 Unit Pemecah Gelombang Dikirim ke Pulau Fani

Cegah Abrasi di Kawasan Raja Ampat, 2.630 Unit Pemecah Gelombang Dikirim ke Pulau Fani

Ribuan beton pemecah gelombang jenis tetrapod dikirim ke Pulau Fani, Raja Ampat, Papua Barat Daya untuk melindungi dari ancaman abrasi dan mencegah kerusakan.
Main Dengan 10 Pemain, Timnas U-19 Putri Kalah Telak Atas Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Putri

Main Dengan 10 Pemain, Timnas U-19 Putri Kalah Telak Atas Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Putri

Tak tanggung-tanggung, skor 1-7 terpaksa memupuskan harapan Indonesia ke final Piala AFF U-19 Putri di Stadion Jakabaring, Palembang, Kamis (13/7/2023).
Kapal Perang Canggih Buru Ranjau Milik TNI AL, Segera Masuk Tanah Air

Kapal Perang Canggih Buru Ranjau Milik TNI AL, Segera Masuk Tanah Air

Dua (2) unit Kapal Perang Republik Indonesia yang dibangun di Galangan Kapal Jerman yaitu KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 saat ini berada di tengah
Penampakan 2 Kapal Penyapu Ranjau Canggih TNI AL Buatan Jerman Bakal Segera Dikirim ke Indonesia

Penampakan 2 Kapal Penyapu Ranjau Canggih TNI AL Buatan Jerman Bakal Segera Dikirim ke Indonesia

Dua unit kapal penyapu ranjau milik TNI AL telah selesai dibangun di Lemwerder, Niedersachsen Jerman. 
Kasal Pimpin Acara Peluncuran Kapal Buru Ranjau di Jerman

Kasal Pimpin Acara Peluncuran Kapal Buru Ranjau di Jerman

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin acara ship naming dua unit Kapal MCMV (Mine Counter-Measure Vessel) 60 yang diberi nama KRI Pulau Fani dan KRI Pulau Fanildo.
Kasal Resmikan Dua Kapal Perang Jenis Buru Atau Penyapu Ranjau Produksi Jerman

Kasal Resmikan Dua Kapal Perang Jenis Buru Atau Penyapu Ranjau Produksi Jerman

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono resmikan 2 kapal jenis "Mine Counter-Measure Vessel" (MCMV) kapal perang jenis buru produksi Abeking & Rasmussen Shipyard Jerman
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT