Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian menyoroti kasus yang menjerat Amsal Sitepu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) terkait dugaan mark up proyek video profil desa dan instalasi komunikasi informatika.
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan GEKRAFS Awards 2026 di Jakarta pada Jumat (6/3/2026).Â
Sidang pleno dipimpin oleh unsur pimpinan sidang yang terdiri dari Jamson Tampubolon, Didi Prasetyo dari DPC GEKRAFS Asahan, Ryal Syahputra, Wahyu Fathan dari DPC GEKRAFS Deli Serdang, serta Rimba Sitorus dari DPC GEKRAFS Labuhanbatu Utara. Pimpinan sidang mengawal jalannya persidangan secara tertib dan demokratis hingga forum mencapai keputusan final yang diterima secara mufakat oleh seluruh peserta Muswil.
Arizona IndoFest 2025 yang akan berlangsung pada 23â25 Agustus 2025 di Arizona, Amerika Serikat bakal menjadi ajang temu bagi diaspora, pelaku kreatif, penikmat budaya, serta mitra lintas sektor untuk saling berbagi karya, pengalaman, dan peluang kolaborasi.
Komite Khusus Luar Negeri Gekrafs DPLN Belanda mengadakan Seminar Bisnis di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia, yang berlangsung pada Jumat (19/7/2024).
GEKRAFS mengumumkan bahwa inisiatif baru yang bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dan optimis pertumbuhan ekonomi 8% di Pemerintahan Prabowo Gibran.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".