Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Usai dinonaktifkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, harta kekayaan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung dikuliti netizen. Jawaban tantangan Wagub Kalbar
Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengadaan proyek jalan di Mempawah, Kalimantan Barat, saat memeriksa Gubernur Kalbar Ria Norsan pada Kamis (21/8).
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyoroti minimnya kontribusi sektor pertambangan, khususnya tambang emas, terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah, meskipun jumlah perusahaan di Kalbar telah mencapai lebih dari 600 usaha
Sebanyak 27.354 jiwa di Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi korban banjir, olehnya  Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengalokasikan sebanyak 62.470 kg atau setara dengan 62,47 ton beras
Lembaga pengawas layanan publik, Ombudsman Republik Indonesia menyurati Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Surat tersebut berisi beberapa rekomendasi untuk Pemprov Kalbar.
Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.