Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Saan Mustopa dan Sari Yuliati menerima audiensi Forum Advokasi Guru Non-ASN Sekolah Negeri (FAGRI) di Jakarta,
Kepala dusun mengungkap penyebab warga ricuh saat geruduk rumah guru aparatur sipil negara (ASN) & suami yang diduga melecehkan siswa SD di Tanjungbalai, Sumut.
Warga Tanjungbalai geruduk rumah guru ASN yang diduga serahkan murid SD yatim piatu ke suami untuk disodomi. Simak rangkuman lengkap dan jerat hukumnya di sini
Pemerintah menaikkan tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan guru non-ASN. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung penuh kebijakan tersebut.
Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Tanpa langkah antisipasi berupa rekrutmen ASN dan PPPK dalam jumlah besar, DPR menilai akan banyak sekolah berpotensi mengalami kekurangan guru akibat penghapusan honorer.
Di tengah mencuatnya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap guru honorer, anggota DPR RI Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, mendesak pemerintah segera sah
Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola.
Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.