GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan penghapusan guru honorer pada 2027.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:12 WIB
Ilustrasi guru madrasah non-ASN
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana penghapusan guru non-ASN alias guru honorer di sekolah negeri mulai 1 Januari 2027 dinilai harus dibarengi solusi konkret dari pemerintah. =

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan tersebut tidak memicu persoalan baru di sektor pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan itu muncul setelah terbitnya Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur masa transisi bagi tenaga pendidik honorer.

Meski begitu, aturan tersebut dinilai masih menyisakan ketidakjelasan bagi ribuan guru honorer di berbagai daerah.

Fikri menjelaskan, larangan pengangkatan tenaga honorer sebenarnya sudah berlaku sejak 2005 melalui PP 48/2005 dan diperkuat lewat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Namun, hingga kini persoalan itu belum terselesaikan karena kebutuhan guru di lapangan masih sangat besar.

"Artinya kebijakan mestinya tidak hanya menyetop ataupun melarang. Tapi harus diikuti dengan skema solusinya. Bila dihentikan namun di bawah mereka masih dibutuhkan, maka akhirnya kita bersama melanggar regulasi yang dibuat sendiri," tegas Fikri Faqih dikutip dari Parlementaria di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Politikus Fraksi PKS itu menilai SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 baru akan berjalan efektif apabila pemerintah memberi kepastian nasib bagi guru honorer yang telah lama mengabdi.

Ia juga meminta para guru non-ASN tetap tenang sambil menunggu formulasi kebijakan dari pemerintah pusat.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes, Fikri mengaku memahami keresahan para guru honorer.

Berdasarkan data yang diterimanya, banyak sekolah negeri di daerah masih sangat bergantung pada tenaga pengajar non-ASN.

Ia mencontohkan, salah satu kabupaten di Jawa Tengah diperkirakan mengalami kekurangan hingga 800 guru.

Jika dihitung secara keseluruhan, potensi kekurangan tenaga pendidik di provinsi tersebut bisa mencapai sekitar 17 ribu orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pemerintah menetapkan sejumlah syarat selama masa transisi hingga 31 Desember 2026. Guru non-ASN yang masih mengajar wajib terdaftar di Dapodik per 31 Desember 2024 dan aktif di satuan pendidikan daerah.

Fikri mengingatkan, percepatan pengangkatan ASN, baik melalui jalur PNS maupun PPPK, perlu segera dilakukan. Tanpa langkah tersebut, sektor pendidikan dikhawatirkan menghadapi krisis tenaga pengajar, terutama di wilayah terpencil dan pelosok. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bahkan secara khusus menyoroti kecepatan pemain-pemain Qatar, terutama di sektor sayap dan lini depan
Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil sprint race MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada hari Sabtu 9 Mei malam WIB di mana Marc Marquez lagi-lagi menelan pil pahit.
Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Eks Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi berlari dari awak media usai diperiksa sebagai sebagai saksi oleh KPK pada Jumat (8/5/2026).
Lapas Pariaman Gelar Razia Besar, Beberapa Sajam Diamankan, Semua Warga Binaan Dites Urine

Lapas Pariaman Gelar Razia Besar, Beberapa Sajam Diamankan, Semua Warga Binaan Dites Urine

Petugas gabungan dari unsur Lapas, TNI, dan Polri merangsek masuk ke balik tembok kokoh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pariaman, Jumat (8/5/2026) pagi
Meski Kena Sentil, Bupati Cianjur Puji Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buat Warganya Semakin Jaga Lingkungan

Meski Kena Sentil, Bupati Cianjur Puji Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buat Warganya Semakin Jaga Lingkungan

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian mengapresiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Komitmen KDM menjaga alam menuntun warga Cianjur lestarikan lingkungan.
Fix Gagal Scudetto, Allegri Kasih Permintaan Khusus ke Manajemen AC Milan di Bursa Transfer: Paksa All Out Gaet Manu Kone

Fix Gagal Scudetto, Allegri Kasih Permintaan Khusus ke Manajemen AC Milan di Bursa Transfer: Paksa All Out Gaet Manu Kone

AC Milan dikaitkan dengan perburuan gelandang anyar jelang menghadapi musim 2026/2027. Kali ini, nama Manu Kone dari AS Roma disebut masuk daftar prioritas.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Selengkapnya

Viral