Permasalahan Timnas Voli Putri Indonesia di ajang AVC Nation Cup 2025 tampaknya bukan hanya pada posisi opposite hitter yang ditinggal oleh Megawati Hangestri dan Arsela Nuari.
Pevoli asal Italia, Elisa Zanette, dipilih oleh Red Sparks untuk mengisi peran penting pada musim depan yang sebelumnya ditugaskan kepada Megawati Hangestri.
Pada dua musim tersebut, Megawati Hangestri mendapatkan dua partner yang berbeda di lini serang, yaitu bersama Giovanna Milana dan Vanja Bukilic. Ia lebih memilih...
Red Sparks memilih Elisa Zanette, pemain asal Italia ini yang akan menggantikan peran besar dari Megawati Hangestri di posisi Opposite Hitter pada musim depan
Sejak awal, Ko Hee-jin sudah memprediksi kesuksesan yang akan dialami Megawati Hangestri di Red Sparks. Keyakinan Ko Hee-jin yang besar diungkapkan dihadapan Mega
Mantan pemain Red Sparks, Megawati Hangestri kini memutuskan untuk kembali ke Indonesia setelah berkarir selama dua musim di Korea Selatan. Begini pandangan Megawati Hangestri terhadap sosok Ko Hee-jin.
Rumor beredar bahwa ada pevoli muda yang digadang-gadang bisa jadi penerus Megawati Hangestri. Lintang Yulia Prasasti, atlet voli muda asal Brebes, Jawa Tengah
Fantastis, segini perbandingan gaji Megawati Hangestri dan pemain voli terbaik dunia yang main di Proliga 2025, Jordan Thompson. Nilainya ternyata bahkan melebihi
Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur