IHSG ambruk sangat parah hingga hampir 5% pada penutupan sesi I, Rabu (3/6/2026). Rontoknya IHSG terutama akibat aksi jual investor asing terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.
BEI kebut finalisasi aturan transparansi, free float, dan struktur investor dalam negosiasi tahap akhir dengan MSCI dan FTSE Russell demi meningkatkan daya saing pasar modal RI.
Setelah Senin kemarin juga telah menembus rekor tertinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (6/1/2026) ditutup naik 74,41 poin atau 0,84 persen ke level 8.933,61.
IHSG berpeluang lanjut menguat hari ini usai ditutup menguat dan cetak rekor tertinggi. Sinyal teknikal positif dan ekonomi domestik stabil menopang pasar.
IHSG kembali naik menembus rekor tertinggi baru setelah naik 111,06 poin atau 1,27 persen ke level 8.859,19 seiring dengan kondisi ekonomi domestik yang stabil.
IHSG ditutup naik 101,19 poin atau 1,17 persen ke level 8.748,13. Sementara, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 5,42 poin atau 0,64 persen ke posisi 852,00.
Menjelang libur Idul Adha 2025, IHSG hari ini ditutup menguat di 7.113,4 dengan ditopang oleh sejumlah saham-saham energi milik Salim hingga Prajogo Pangestu.
Mengenal 10 geng motor paling berbahaya di dunia, mulai dari Hells Angels, Bandidos, Mongols hingga Satudarah asal Indonesia. Simak sejarah, jaringan internasional, dan sepak
Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
z: Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran vape mengandung etomidate di Sumatera Utara. Empat tersangka ditangkap, 114 cartridge disita, sementara pemasok utama
Salah satu tayangan yang paling mencuri perhatian adalah Mortal Kombat II. Sekuel adaptasi video game legendaris ini kembali menghadirkan pertarungan brutal.
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta pemerintah mengevaluasi isi materi pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kasus kematian lansia di Dukun, Magelang, yang semula diduga alami akhirnya terungkap sebagai pembunuhan. Pelaku nekat mencekik korban setelah permintaan pinjaman uang ditolak.