Kakak ipar almarhum Brigadir H, Agus Dwi Jatmiko membenarkan permintaan keluarga untuk melaksanakan autopsi di Semarang. "Permintaan istri almarhum, harapannya penyelidikan dilakukan secara transparan," katanya.
Kronologi tewasnya ajudan Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Adityajaya, Brigpol Setyo Herlambang diungkap penyidik. Menurut Polisi peristiwa diduga akibat kelalaian saat membersihkan senjata api saat di rumah dinas pada Jumat (22/9/2023) siang.
KM atau Kuat Maruf Ketakutan Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Kematian Brigadir J, Dia Sudah Siap-siap Mau Kabur tapi Keburu Ditangkap Polisi. Adapun saat itu
Nyali Kuat Maruf Tak Sekuat Namanya, Setelah Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Kuat Takut dan Mau Minggat tapi Dia Duluan Ditangkap Polisi. Ternyata Kuat...
Kuat Maruf Benar Lihat Putri Candrawathi dan Brigadir J Lakukan Hal Tak Lazim Nyonya dan Ajudan atau Hanya Mengarang? Kamaruddin Punya Bantahannya. Ternyata...
KM atau Kuat Maruf Umbar Kejadian Sebenarnya di Magelang, Ngaku Lihat Putri dan Brigadir J Lakukan Hal yang Tak Lazim Dilakukan Nyonya dan Ajudan. Adapun saat..
Tak Ada Artinya Chat Mesra 'Aku Bersyukur Memilikimu' dan Kue Ulang Tahun Spesial untuk SUA, Putri Candrawathi Justru Bantu Sambo Habisi Brigadir J, Ternyata...
Akhir Drama Putri Candrawathi Si 'Nyonya Besar Duren Tiga', Istri Irjen Ferdy Sambo itu Susul Suami Tercinta Jadi Tersangka. Adapun ternyata Putri Candrawathi..
Akhirnya Terungkap, Hal Sensitif di Magelang Dibuka KM Si ART, Sebut Putri dan Brigadir J Lakukan Hal Tak Biasa yang Dilakukan Nyonya dan Ajudan. KM melihat...
Kuat Maruf Alias KM Bongkar Kejadian di Magelang, Ngaku Pergoki Putri dan Brigadir J Lakukan Hal yang Tak Biasa Dilakukan Nyonya dan Ajudan. Ternyata mereka..
Jakarta â KM atau Kuat Ma´ruf seorang asisten rumah tangga Irjen Ferdy Sambo memberikan kesaksian bahwa dirinya mengaku memergoki 2 kejadian di Magelang antara Putri Candrawathi dan Brigadir J yang membuat Irjen Ferdy Sambo sangat murka dan menghabisi nyawa si ´ajudan favorit nyonya´ tersebut.
Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Upacara bendera tiba-tiba berubah menjadi unjuk rasa ratusan siswa yang menuntut klarifikasi oknum guru SMAN 1 Pamanukan yang diduga telah melakukan pencabulan.
UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.