Kampus teknik Universitas Andi Djemma, di jalan Tandipau, Palopo, Sulawesi Selatan rusak dilempari batu oleh puluhan orang tak dikenal. Kaca jendela kampus jadi sasaran pengrusakan. Para pelaku diduga kerabat Satpam yang meninggal dunia tertimpa pagar saat sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kejari Palopo, Kamis (21/7/2022) kemarin.
Demonstrasi menuntut Kepala Kejaksaan Negeri Palopo untuk dicopot, berujung tewasnya seorang satpam kejaksaan. Abdul Asiz, Satpam Kejari Palopo, meninggal dunia setelah tertimpa pagar yang rubuh saat sejumlah mahasiswa memaksa masuk menemui Kepala Kejaksaan, Agus Riyanto.
Peristiwa meninggalnya Abdul Asiz, memicu kemarahan keluarga Satpam. Sejumlah orang mulai menyisir sejumlah kampus dan mencari mahasiswa yang diduga terlibat.
Satpam tertimpa pagar tersebut bernama Abdul Asiz, korban meninggal tertimpa pagar Kejari yang rubuh, saat sejumlah mahasiswa memaksa masuk, merobohkan pagar.
Kepala Seksi pidana khusus Kejari Palopo, Antonius diperiksa asisten pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Antonius diperiksa terkait dugaan pemerasan terhadap Syahruddin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, sebesar Rp 200 juta.
25 orang anggota DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan, diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Palopo. 25 anggota legislatif ini dimintai keterangan terkait Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda pembebasan lahan untuk pembangunan Islamic Center Palopo.
Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.