News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

25 Anggota DPRD Palopo Diperiksa Penyidik Kejaksaan, Dugaan Kasus SPPD Fiktif?

25 orang anggota DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan, diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Palopo. 25 anggota legislatif ini dimintai keterangan terkait Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda pembebasan lahan untuk pembangunan Islamic Center Palopo.
Kamis, 17 Februari 2022 - 10:04 WIB
Gedung Kejaksaan Negeri Palopo
Sumber :
  • Tim Tvone-Haswadi

Palopo, Sulawesi Selatan - 25 orang anggota DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan, diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Palopo. 25 anggota legislatif ini dimintai keterangan terkait Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda pembebasan lahan untuk pembangunan Islamic Center Palopo.

"Sudah seminggu ini kami melakukan pengambilan keterangan seluruh anggota DPRD Palopo termasuk staf di Sekretariat DPRD," kata Yanto Musa, Kepala Seksi Intelijen Kejari Palopo, Rabu (16/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yanto Musa membenarkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan terhadap 25 anggota dewan DPRD Palopo. Yanto juga menyebut masih mengambil keterangan sejumlah staf sekretariat DPRD Palopo.

Yanto menegaskan pengambilan keterangan 25 anggota dewan dan stafnya ini tidak berkaitan dengan laporan soal Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) diduga fiktif termasuk uang makan-minumnya.

"Kami tidak simpulkan bahwa pengambilan keterangan itu terkait SPPD atau lainnya, tapi sekali lagi pengambilan keterangan dari dewan ini sehubungan dengan Ranperda pembebasan lahan islamic center. Jika teman-teman punya persepsi lain atau dapat informasi lain, ya tidak masalah," ujarnya.

Dijelaskan Yanto, dari 15 hektar lahan islamic center yang sudah dibebaskan, ada sekitar 4.5 hektar yang ternyata sudah digunakan orang lain.

"Nah ini yang sedang kami selidiki dan ada tim kecil yang telah kami bentuk," ungkapnya.

Sebelumnya beredar kabar 25 orang anggota DPRD Palopo diperiksa jaksa terkait SPPD fiktif dan uang makan minum anggota dewan yang diduga jadi temuan. Sementara itu, Lukman S Wahid, praktisi hukum di Palopo meminta jaksa tidak hanya memeriksa anggota dewan terkait SPPD yang diduga difiktif, tapi juga memeriksa eksekutif di lingkup Pemkot Palopo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena jika benar jaksa menyelidiki SPPD diduga fiktif dari anggota dewan, maka kami menduga kasus serupa juga bisa terjadi di Pemkot Palopo, sehingga kami mendorong jaksa juga menyentuh ke Pemkot," kata Lukman.

Lukman berharap jaksa dan polisi sebagai aparat penegak hukum benar-benar serius dalam memberantas segala bentuk penyelewengan keuangan negara. (Haswadi/Ask) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

Ada lima HP realme terbaru 2026 yang hadir dengan beragam pilihan, mulai dari baterai jumbo hingga kamera 200 MP untuk kebutuhan fotografi dan performa.
Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, janjikan bonus sebesar Rp3 Miliar untuk atlet yang berhasil meraih medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Dedi Mulyadi disapa KDM menuturkan, beberapa rumah yang direnovasi sebelumnya tidak memiliki sarana MCK.
Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) secara resmi dijatuhkan kepada dua orang anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang, Jawa Barat. 
Charles Leclerc Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kecelakaan di F1 GP Italia 2026: Ada yang Tidak Beres dengan Mobilnya

Charles Leclerc Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kecelakaan di F1 GP Italia 2026: Ada yang Tidak Beres dengan Mobilnya

Charles Leclerc mengungkap penyebab kecelakaan yang mengakhiri balapannya di F1 GP Italia 2026 akhir pekan kemarin lebih cepat. 
2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3, “Dance of Dreams” Bawa Talenta Muda Indonesia Lebih Dekat ke Mimpi

2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3, “Dance of Dreams” Bawa Talenta Muda Indonesia Lebih Dekat ke Mimpi

Sepanjang rangkaiannya, by.U Korea Kaja! Vol.3 menerima 2.000 video submission RPD, meningkat sekitar 38% dibandingkan lebih dari 1.450 submission pada Vol.2.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT