Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Menyerah Jadikan Dean James Kambing Hitam Degradasi? Ini Respons NAC Breda Usai Gugatannya Ditolak Pengadilan 

NAC Breda akhirnya merespons hasil sidang gugatan di mana menuntut KNVB untuk pertandingan ulang atau menang WO atas Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James. 
Senin, 4 Mei 2026 - 18:08 WIB
Dean James dan Mees Hilgers
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - NAC Breda tampaknya belum menyerah untuk menjadikan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James sebagai kambing hitam tim yang hampir terdegradasi. 

NAC Breda akhirnya merespons hasil sidang gugatan di mana menuntut KNVB untuk pertandingan ulang atau menang WO atas Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengadilan Utrecht menolak gugatan NAC Breda dengan memenangkan KNVB pada Senin (4/5/2026). Artinya, NAC Breda tetap kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles dan tetap terjebak di papan bawah Liga Belanda. 

Jurang degradasi pun menghantui NAC Breda. Dengan Heracles yang sudah lebih dahulu terdegradasi, peluang NAC Breda untuk bertahan dengan sisa dua pertandingan lagi semakin kecil. 

NAC Breda pun merespons keputusan hakim tersebut dengan pernyataan resmi klub yang keluar pada Senin (4/5/2026). 

"Pada Senin sore, hakim memutuskan dalam proses persidangan singkat antara NAC dan KNVB, hakim yang menangani permohonan memutuskan bahwa pertandingan antara Go Ahead Eagles dan NAC breda pada Maret 2026 tidak perlu dinyatakan tidak sah atau diulang," tulis NAC Breda. 

NAC Breda tetap bersikukuh bahwa Dean James menjadi pemain yang tidak memenuhi syarat bertanding. Tak mendapatkan lampu hijau dari KNVB, NAC Breda pun mencoba naik ke pengadilan untuk tuntutan serupa. 

"Seorang pemain yang tidak memenuhi syarat ikut serta dalam pertandingan tersebut. Setelah itu NAC Bread mengajukan permintaan kepada KNVB untuk menyelidiki kasus khusus tersebut," lanjut NAC Breda. 

"NAC Breda akhirnya meminta agar keputusan dewan kompetisi untuk tidak mengulang pertandingan melawan Go Ahead Eagles ditinjau kembali di pengadilan," tulis NAC Breda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NAC Breda ternyata belum puas atas hasil tersebut. Klub akan mempelajari lebih lanjut keputusan tersebut dan segera mengambil langkah selanjutnya. 

"NAC sekarang akan lebih dahulu mempelajari keputusan tersebut dan mendiskusikannya lebih lanjut dengan para penasehat sebelum membuat pengumuman lebih lanjut," tulis NAC Breda. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Macet di Daerah Pabrik Kahatex hingga Kabel-Kabel di Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Dirikan Banyak Pos untuk Atasi Kemacetan di Jalanan Jabar

Singgung Macet di Daerah Pabrik Kahatex hingga Kabel-Kabel di Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Dirikan Banyak Pos untuk Atasi Kemacetan di Jalanan Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar akan mendirikan pos terpadu dalam setiap berapa kilometer pada tahun 2026 ini. 
Brasil dan Maroko Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Brasil dan Maroko Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Brasil dan Maroko mengamankan tiket ke fase 32 besar Piala Dunia 2026.
Indonesia Selamat dari Ancaman Turun Kelas MSCI, Tapi Dapat Lampu Kuning soal Integritas Pasar

Indonesia Selamat dari Ancaman Turun Kelas MSCI, Tapi Dapat Lampu Kuning soal Integritas Pasar

Pasar modal Indonesia berhasil mempertahankan statusnya sebagai Emerging Market dalam tinjauan tahunan MSCI 2026.
BNPB: 2.533 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa di Sigi

BNPB: 2.533 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa di Sigi

BNPB mencatat sebanyak 2.533 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang diiringi oleh lebih dari seribu kali kejadian gempa susulan sejak gempa utama pada 16 Juni 2026.
Jepang Timur Diguncang Gempa 6,9 M

Jepang Timur Diguncang Gempa 6,9 M

Gempa dengan perkiraan berkekuatan magnitudo awal 6,9 mengguncang timur laut Jepang pada Kamis pagi waktu setempat, tetapi peringatan tsunami tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat.
Motor Pengemudi Ojol yang Dipakai untuk Mencari Nafkah Dicuri di Jakarta Timur, Pelaku Diburu

Motor Pengemudi Ojol yang Dipakai untuk Mencari Nafkah Dicuri di Jakarta Timur, Pelaku Diburu

Satu pelaku curanmor berinisial SY yang melarikan diri usai mencuri motor milik pengemudi ojol di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, masih diburu.

Trending

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Kronologi Truk Muatan Besi Terguling di Flyover Tomang, Pengemudi Alami Luka Ringan

Insiden kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk trailer bermuatan besi, terjadi di Jalan Layang Tomang Km 13.400, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Misteri Kematian Pendiri Mango Terkuak? Putra Sang Miliarder Ditangkap, Dugaan Pembunuhan Guncang Spanyol

Kasus kematian pendiri Mango, Isak Andic, memasuki babak baru. Putranya, Jonathan Andic, ditangkap polisi setelah penyelidikan menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah
Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Kisah 10 Geng Motor Paling Berbahaya di Dunia: Dari Hells Angels hingga Satudarah

Mengenal 10 geng motor paling berbahaya di dunia, mulai dari Hells Angels, Bandidos, Mongols hingga Satudarah asal Indonesia. Simak sejarah, jaringan internasional, dan sepak
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Kejagung Sebut Negara Kalah Dua Kali Saat Korupsi Terjadi

Kejagung Sebut Negara Kalah Dua Kali Saat Korupsi Terjadi

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kerugian negara yang timbul akibat korupsi bukan sekadar persoalan hilangnya uang negara, melainkan mencerminkan kekalahan berlapis yang harus ditanggung negara.
Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

Terbongkar! Jaringan Vape Narkoba Etomidate di Sumut Digulung, 114 Cartridge Disita dan Pemasok Masih Diburu

z: Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran vape mengandung etomidate di Sumatera Utara. Empat tersangka ditangkap, 114 cartridge disita, sementara pemasok utama
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT