Belakangan ini, ramai dugaan larangan hijab dilakukan oleh RS Medistra terhadap calon dokter yang melamar di rumah sakit tersebut. Terkait hal ini, pihak DPRD..
Hal ini mencuat dan jadi viral karena surat pernyataan dari Dokter Spesial bernama dr Diani Kartini, SpB viral di Medsos X kemarin, RS Medistra pun minta maaf..
Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes prihatin masih banyak tindakan diskriminatif bersifat agama, setelah terbongkar dugaan larangan hijab di RS Medistra.
Namanya santer karena menuliskan surat pernyataan, dan bekerja di RS Medistra. Diketahui, melayangkan surat pengunduran pada 29 Agustus 2024, padahal dia sudah
Seorang dokter spesialis bedah onkologi Diani Kartini mengundurkan diri RS Medistra, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/8/2024) setelah dugaan larangan hijab.
Komisi IX DPR RI geram dan mengecam keras soal heboh dugaan larangan hijab bagi petugas kesehatan di Rumah Sakit atau RS Medistra yang viral di media sosial.
Ketua MUI bidang Ukhuwah dan Dakwah, Muhammad Cholil Nafis, menegaskan Indonesia merupakan negara sudah merdeka. Atas isu dugaan larangan hijab di RS medistra..
Ramai diperbincangkan soal dugaan larangan hijab bagi petugas kesehatan termasuk dokter di RS Medistra Jakarta. Terkait hal ini, PKS pun ikut angkat bicara...
Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor