Perdana Arie Veriasa, mahasiswa UNY ditangkap dan ditahan oleh aparat kepolisian pasca aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di Mapolda DI Yogyakarta pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Ratusan mahasiswa Unpad, berunjuk rasa di depan Kompleks DPR/MPR Senayan, Jumat (5/9) untuk mendesak pemerintah agar memenuhi tenggat waktu 17+8 tuntutan rakyat
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan, Dudung Abdurrahman mengatakan ada pihak tak bertanggungjawab yang memanfaatkan aksi unjuk rasa masyarakat untuk membuat situasi rusuh
Universitas Negeri Semarang (Unnes) buka suara terkait kematian Iko Juliant Junior, mahasiswa Fakultas Hukum. Unnes menegaskan siap memberikan bantuan hukum jika ada aduan dari pihak keluarga.
Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Gorontalo, Sahmin Madina menyerukan mahasiswa, pelajar, serta seluruh elemen masyarakat yang akan menggelar aksi unjuk rasa agar tidak bertindak anarkis. Â
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama mengimbau masyarakat khususnya kaum pemuda agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu liar yang bisa membuat situasi tidak kondusif.
Lalu lintas di kawasan SCBD pun "lockdown" akibat menjadi titik kumpul pendemo. Terpantau, demo rusuh di Polda Metro Jaya semakin tak kondusif hingga Jumat (29/8/2025) petang.
Gara-gara aksi demo buruh dan mahasiswa di kompleks DPR RI, Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI hanya dihadiri fisik 2 anggota DPR.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,