Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat pernah menjelaskan ternyata memotong kuku tidak boleh asal-asalan dan ada urutan yang benarnya di dalam Islam.
Buya Yahya pun menjelaskan, bahwa Islam tidak melarang memotong kuku di hari-hari tertentu. Meski begitu disunahkan untuk memotong kuku pada hari ini saja.
Dalam sebuah kesempatan saat sedang berdakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan jika ternyata memotong kuku tidak boleh asal-asalan dan ada urutan sesuai sunnah.
Hukum memanjangkan kuku menurut ajaran agama Islam ternyata sudah diatur yang juga diterapkan dalam empat mazhab. Buya Yahya memberikan penjelasan seperti ini.
Potong kuku ternyata tak bisa sembarangan. Rupanya, ada urutannya yang benar menurut Islam. Ustaz Adi Hidayat memberikan contoh potong kuku sebagai berikut.
Dalam sebuah kesempatan, ustaz Adi Hidayat menjelaskan kalau ternyata dalam Islam ada urutan yang benar saat memotong kuku sesuai sunnah ajaran dalam Islam.
Memotong kuku merupakan bagian dari fitrah manusia. Ustaz Adi Hidayat ajarkan bagaimana potong kuku sesuai sunnah ajaran dalam Islam yang dapat diterapkan.
Kuku salah satu bagian tubuh manusia yang secara biologis setiap hari semakin tumbuh. Ustaz Adi Hidayat ajarkan bagaimana para ulama melakukan potong kuku.
Menurut Buya Yahya hukum memotong kuku dan rambut sebelum berkurban dalam madzhab Syafiâi adalah sunnah, bukan wajib, bukan haram dan menjauhkan dari api neraka
Menjaga kebersihan dianjurkan agama Islam, tapi banyak perempuan yang percaya bahwa tidak boleh menggunting kuku ketika sedang berhalangan. Berikut penjelasannya.
Kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan? Simak jadwal lengkap puasa Nisfu Syaban, beserta niat dan tata caranya sesuai anjuran dalam artikel di bawah ini!
Ada kabar menarik dari dua pemain abroad Timnas Indonesia di kompetisi Eredivisie, Belanda. Maarten Paes dan Miliano Jonathans sama-sama berada di laga Ajax vs
Dokumen-dokumen lama, seperti girik, Letter C, hingga Verponding kini tidak lagi berlaku sebagai alat bukti hak milik yang sah, per hari ini, Senin (2/2/2026).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka memohon maaf kepada masyarakat Jabar. Berawal dari kritik tajam pemuda terkait tanah longsor di Cisarua.