Mutasi besar-besaran di tubuh TNI dilakukan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. 72 kolonel mendapat promosi jabatan dan naik pangkat jadi brigadir jenderal.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto lakukan rotasi besar-besaran di tubuh TNI. Total 130 Pati TNI, di antaranya 68 Pati TNI AD, 39 Pati TNI AL, 23 Pati TNI AU.
Jelang Pemilu 2024 Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto merotasi dan mutasi 33 perwira tinggi (Pati) TNI AD. Ini nama-nama jenderal yang dimutasi dan rotasi
61 perwira TNI dari tiga matra, termasuk Danpuspenerbad dan Kadispenau dimutasi Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Hal itu diungkapkan Kapuspen TNI
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mutasi 114 perwira tinggi. Adapun rotasi dan mutasi itu tertuang berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/73/I/
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melakukan mutasi, rotasi, dan promosi 36 perwira tinggi, di antaranya untuk jabatan wakil kepala Staf TNI Angkatan Laut (wakasal) dan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (pangkogabwilhan) I.
Beberapa jabatan yang dimutasi di antaranya posisi Inspektur Jenderal TNI Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, dan Komandan Kodiklat TNI AL (Dankodiklatal)
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melakukan mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan TNI. Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan panglima TNI
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memutasi dan memberikan promosi jabatan kepada 172 perwira TNI, di antaranya Komandan Pusat Polisi Militer TNI.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Aktivitas bermain gim yang kerap dianggap sekadar hiburan ternyata dapat berkembang menjadi peluang di industri digital. Hal itu dijalani Ahmad Khanif Mutaqim, kreator konten asal Grobogan, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama MazNife Gaming.