Pengamat menilai penguatan rupiah hari ini tak luput dari perhatian pelaku pasar yang kini tertuju pada sejumlah indikator ekonomi domestik yang akan dirilis awal Juli, yakni neraca perdagangan dan tingkat inflasi.
30 persen biaya obat berasal dari bahan baku. Kemudian, 80 persen dari bahan baku berasal dari impor. Artinya, komponen yang terpengaruh dolar hanya sekitar 24 persen dari total harga obat.
Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pasar kini mulai mencermati sejumlah indikator domestik yang berpotensi memperbesar tekanan terhadap rupiah pada awal bulan depan.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (19/6/2026).
Koordinasi lintas sektor, deregulasi perizinan, hingga percepatan hilirisasi industri menjadi fokus utama yang terus didorong Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa pekan terakhir.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dipicu harapan perdamaian di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
Semua mata publik tertuju pada nilai tukar rupiah yang semakin anjlok. Bahkan, elite politik hingga pengamat ekonomi mengomentari terkait anjloknya nilai rupiah
Penyebab dari sisi eksternalm sentimen utama yang menekan mata uang negara berkembang termasuk rupiah, berasal dari kembali memanasnya konflik di Timur Tengah
Meski nilai tukar rupiah tertekan cukup dahsyat terhadap dolar AS, Menkeu Purbaya menegaskan pelemahan rupiah saat ini belum cukup menjadi alasan untuk mengubah asumsi dasar APBN.
Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi nasional.Â
Di tengah kekhawatiran pasar setelah nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso justru melihat peluang baru
Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM), Aang Kunaifi menjelaskan bahwa proses pencalegan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai upaya
Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Sebuah kegiatan edukatif bertajuk Kelas Rempah: “Ekspedisi Tanaman Obat dari Alam Menjadi Minuman Sehat” digelar di Kebun Lentera, Sleman, Sabtu (27/06/2026).
Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?