Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan sebanyak 125 kios di Sentra Fauna Pasar Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan telah siap digunakan oleh para pedagang Pasar Barito yang kiosnya ditertibkan.
Para pedagang Pasar Burung Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menegaskan tetap menolak untuk direlokasi ke Lenteng Agung meski kios mereka telah digusur oleh Pemprov DKI Jakarta pada Senin (27/10) pagi.
asar Barito telah diratakan dengan tanah pada Senin (27/10/2025) dalam rangka penertiban. Pramono mengatakan, penertiban Pasar Barito dilakukan secara humanis.
Pemkot Jakarta Selatan menertibkan kios Pasar Barito demi pembangunan Taman Bendera Pusaka. Pedagang akan direlokasi ke Pasar Lenteng Agung yang lebih layak.
Suara perlawanan datang dari para pedagang Pasar Burung Barito, Jakarta Selatan, usai Dinas PPKUKM DKI Jakarta menuding adanya praktik monopoli sewa kios di
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera meresmikan Sentra Fauna dan Kuliner yang terletak di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebagai tempat relokasi Pasar Burung Barito.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo angkat bicara soal aksi unjuk rasa yang dilakukan pedagang pasar hewan Barito di depan Gedung Balaikota DKI Jakarta,
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.