GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jemput Bola Pendaftaran Pedagang Eks Barito, Pastikan Tak Ada Pedagang yang Tertinggal

Pemprov DKI Jakarta melakukan jemput bola kepada eks pedagang Pasar Barito yang akan berpindah ke Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung.
Kamis, 6 November 2025 - 12:30 WIB
Jemput Bola Pendaftaran Pedagang Eks Barito, Pastikan Tak Ada Pedagang yang Tertinggal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan jemput bola kepada eks pedagang Pasar Barito yang akan berpindah ke Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung.

Hal ini untuk memastikan seluruh pedagang memperoleh informasi secara menyeluruh dan tepat waktu menjelang batas akhir pendaftaran ulang pada 10 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sampaikan bahwa semua informasi terkait pendaftaran ulang pedagang eks Barito yang akan berpindah ke Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung sudah Pemprov teruskan jauh-jauh hari kepada seluruh pedagang eks Barito tanpa terkecuali,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim di Jakarta dikutip Kamis (6/11/2025).

Chico mengungkapkan kebijakan penataan pedagang ke Sentra Fauna dan Kuliner di Lenteng Agung menjunjung tinggi prinsip humanisme, keadilan dan kesetaraan.

tvonenews

Adapun jemput bola dilakukan agar pedagang eks Pasar Barito tidak merasa ketinggalan informasi.

"Kami jemput bola sebagai bagian dari ikhtiar semaksimal mungkin agar tidak ada pedagang eks Barito yang tertinggal. Upaya itu tentu memperlihatkan bagaimana Pemprov DKI mengedepankan aspek humanisme, keadilan dan kesetaraan," terang Chico.

Dalam perpindahan ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, pihaknya memberikan kemudahan akses, fasilitas perpindahan dibantu hingga gratis sewa kios dan air selama 6 bulan pertama.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan pihaknya telah memulai mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada para pedagang yang telah terverifikasi datanya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pedagang yang merasa belum menerima informasi terkait penataan khususnya bagi mereka yang kurang aktif memantau media sosial.

“Kami akan menyiapkan tanda terima dan mendokumentasikan penerima surat melalui foto. Apabila ada yang menolak menerima, surat tersebut akan kami teruskan melalui RT atau RW setempat,” jelas Ratu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratu juga mengajak agar seluruh pedagang eks Barito segera melakukan pendaftaran ulang untuk menempati kios di Sentra Fauna dan Kuliner.

Pengumuman resmi daftar pedagang yang lolos seleksi dan berhak menempati SFK Jakarta akan disampaikan sebelum proses mobilisasi dan penempatan berlangsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Beragam nasib dialami oleh mereka, dengan dua kiper Timnas Indonesia mengalami hal yang berkebalikan.
Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang ibu penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah. 
PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan imbauan serius bagi jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga stamina menjelang puncak ibadah haji. 
Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi lulusan SMA Bina Nusantara (Binus) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kalya, berhasil diterima di tujuh perguruan tinggi terkemuka dunia pada seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Selengkapnya

Viral