Yuslah, (67), seorang pemudik asal Palembang meninggal dunia di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (15/4/2024). Ia meninggal saat hendak kembali ke perantauannya di Bekasi, Jawa Barat.
Gelombang arus balik mulai terlihat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (13/4/2024). Puncak arus balik sendiri diprediksi terjadi 14-15 April 2024 besok.
Pemudik motor mulai ramai kembali ke perantauan lewat Pelabuhan Bakauheni, Jumat (12/4/2024). Antrean kendaraan roda dua itu sudah mengular memadati Pelabuhan.
Ribuan pemudik pejalan kaki memadati area ruang tunggu masuk kapal Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan pada arus mudik H-3 Lebaran 2024 atau Minggu (7/4).
Info mudik melihatkan kekompakan yang dilakukan antara pemudik sepeda motor dan polisi yang berada di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, (Minggu (7/4/2024).
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Rudi Sunarko mengatakan, hal itu sesuai data Posko Angkutan Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
iddokes Polres Lampung Selatan (Lamsel) melakukan aksi simpatik yakni membagikan bingkisan kepada pemudik cilik di toll gate area tunggu Dermaga Reguler Pelabuhan Bakauheni
Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023, toko oleh-oleh aneka rasa yang menjual makanan khas Lampung yang berada di Teluk Betung Selatan, Bandar Lam
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ungkap kenaikan volume kendaraan pemudik yang melewati ruas jalan tol
Ratusan pemudik kendaraan roda dua yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dari Pelabuhan Ciwandan, mendapat pengawalan mobil patroli dari Polres Lampung Selatan.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.