Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?
- dok.ilustrasi unsplush/masjid maba
Jakarta, tvOnenews.com- Bagi umat muslim Nahdlatul Ulama atau NU secara umum membaca doa qunut dalam shalat subuh.
Melansir laman NU online kalau doa qunut, ialah satu bacaan yang disunnahkan. Qunut yang disunahkan ada tiga macam: qunut subuh, qunut witir pada separuh akhir Ramadhan, dan qunut nazilah.
Sehingga, muncul pertanyaan apakah membaca doa qunut itu wajib bagi umat muslim?

- YouTube Al Bahjah TV
Berdasarkan hal tersebut, Pendakwah Indonesia, Buya Yahya pernah menjelaskan keutamaan doa qunut dalam shalat subuh.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya mengatakan membaca doa qunut tidak diwajibkan atau termasuk amalan sunnah dalam shalat subuh.
Menurutnya pemahaman pakai doa qunut saat shalat subuh berdasarkan dari sejumlah hadits. Salah satunya diriwayatkan Imam Ahmad, Abdurrazzaq dan lain-lain itu bersifat dhaif (lemah).
Disampaikan dari hadits dhaif yang menerangkan Nabi Muhammad SAW sebelum wafat menganjurkan qunut,
مَازَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا .
Artinya: Dari Anas bin Malik, dia berkata: "Senantiasa Rasulullah SAW berqunut pada shalat Shubuh sehingga beliau berpisah dari dunia (wafat)."

- dok.ilustrasi unsplush/masjid maba
Lantas, bagaimana hukumnya bila tidak hafal doa qunut diganti Rabbana Atina Fiddunya?
Atas pertanyaan ini, Buya mengatakan sah saja. Pasalnya, qunut merupakan bacaan doa yang umum digunakan dan bersifat sunnah.
"Doa qunut yang nggak hafal maka gantilah dengan doa apa saja yang anda tahu. Bagi yang tidak hafal doa qunut," jelas Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al Bahjah Tv, Kamis (4/2).
"Selagi hafal ya doa Qunut ya sunnah adalah membaca qunut yang diajarkan nabi Muhammad SAW. Kalau nggak hafal contohnya Rabbana Atina Fiddunya Hasanah boleh saja ya, sebab Qunut termasuk doa," ungkapnya
Load more