Saya kira, baik jika setiap Februari kita merevitalisasi makna gugurnya pahlawan Ampera Arief Rahman Hakim bagi kemajuan bangsa ini. Karena sejujurnya, kita adalah bangsa yang mudah lupa.
Setelah pamit dari tvOne, saya memilih tetap akan berenang di samudera bisnis informasi. âKarena dunia tetap membutuhkan orang yang berani melihat, mendengar, dan mencatat kenyataanâapa pun medianya.â
Kenapa bukan Kaâbah, mungkin karena disinilah patok patok sejarah persaudaraan universal ditancapkan. Sangat jelas nilai emansipatoris Islam, bahwa semua manusia sama, yang membedakan hanyalah ketakwaannya.
Penyair sufi Amir Hamzah: âAku manusia, rindu rasa, rindu rupa." Dalam sejarah, kita melihat manusia seringkali menciptakan tuhan tuhan lain, selain Tuhan Yang Maha Esa.
Apa yang dialami Timnas Indonesia: Â bertanding persahabatan dengan sesama negara bekas terjajah, sesama bangsa kulit berwarna seperti mengobarkan lagi semangat Dasasila Bandung.
Tanpa mengukur diri, mematutkan diri di depan kaca, sejumlah tokoh publik terus merangsek, atraktif, meminta diperhatikan, senantiasa ingin berada di orbit kekuasaan.
Satu satunya yang bisa ia lakukan dalam kesepiannya adalah bermain teater, dan sejarah lalu mencatat Soekarno menggeluti dunia panggung dengan sangat serius
Alpa memang sifat manusia. Berdosa bagi saya sangat manusiawi. Seperti dalam sepotong sajak Subagio Sastrowardoyo: ââ¦melalui dosa, kita bisa dewasa.â
âSesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian, sama sucinya dengan hari ini, di negeri ini, pada bulan ini. Sesungguhnya kaum Mukmin itu bersaudaraâ¦â
Saat ini, ketika ruang ruang sosial kita menjadi mengeras, saya jadi bertanya, apakah kedatangan Coldplay ke Jakarta merupakan berita baik atau berita buruk.Â
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut.