Pria paruh baya menghampiri Anies sembari memeluk erat di Half Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024). Dia hadir di salah satu rangkaian kegiatan capres tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak bisa berbicara banyak mengenai upaya hukum itu. Namun demikian ia berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan faktor-faktor perekonomian DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengajukan banding atas putusan PTUN Jakarta tentang pembatalan Kepgub Nomor 1517 Tahun 2021 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.
Gelaran aksi ratusan buruh ini bertujuan untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengupayakan banding kepada PTUN terkait penurunan angka UMP
Penurunan angka UMP menyebabkan sejumlah buruh melakukan aksi guna dukung Pemprov DKI khususnya Gubernur Anies Baswedan untuk banding putusan PTUN terkait UMP
Ketua Perda KSPI DKI Jakarta, Winarso mengungkap motif Asosiasi Pengusaha Indonesia gugat penurunan angka UMP DKI Jakarta kepada Pengadilan Tata Usaha Negara
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih melakukan evaluasi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) soal Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta untuk melakukan langkah selanjutnya.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta kepastian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang mengabulkan gugatan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) perihal upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2022.
Pemprov DKI Jakarta masih melakukan evaluasi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara soal Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI untuk melakukan langkah selanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta yang mengabulkan gugatan warga agar Pemerintah Provinsi DKI mengeruk Kali Mampang.
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.