Hukum menggabungkan niat puasa Senin-Kamis dengan qadha Puasa Ramadhan dalam agama Islam memiliki beberapa versi dari sejumlah pendapat ulama, termasuk Buya Yahya.
Puasa Sunnah Senin Kamis merupakan ibadah sunnah selalu dirutinkan Rasulullah SAW. Buya Yahya menjelaskan beberapa alasan Nabi SAW menjaga ibadah sunnah ini.
Dalam Islam sendiri terdapat puasa wajib dan sunnah, yang mana kita baru memasuki bulan ramadhan 2025. Itu bagian dari puasa wajib yang disebut puasa ramadhan.
Menjalankan puasa sunnah Senin Kamis memiliki keutamaan yang berlimpah bagi umat Islam yang mengamalkannya. Amalan ini memiliki banyak manfaat, baik dari segi spiritual maupun kesehatan.
Melakukan amal ibadah sunnah sangat dianjurkan bagi umat Islam. Hal Ini untuk menopang dan menambah kekurangan dari amal ibadah yang wajib. Salah satunya adalah puasa.
Dalam Islam sendiri terdapat puasa wajib dan sunnah, yang mana tak lama lagi memasuki bulan ramadhan 2025. Itu bagian dari puasa wajib disebut puasa ramadhan ..
Puasa senin kamis adalah salah satu amalan sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya menjelaskan ada banyak alasan mengapa Rasulullah SAW selalu puasa senin kamis.Berikut diantaranya.
jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5).
Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal.