Peristiwa adanya pelarangan khusus bagi tim Pengacara Keluarga Brigadir Josua untuk ikut bersama menyaksikan proses Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yoshua Nofriansyah Hutabarat, disebut oleh Direktur Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menuai tanggapan yang negatif
Dapat perlakuan tak mengenakan, tapi ada hal yang menarik, Pengacara Brigadir J ungkap pesan penting saat bertemu Bharada E di rekonstruksi dan janjikan hal ini
Soal menangani kasus Brigadir J, menurut Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, antara Kapolri Jenderal Listryo Sigit Prabowo dengan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto sering tidak cocok.
Setelah Brigadir J Tergeletak Seusai Ditembak, Ferdy Sambo berdiri dan mengarahkan tembakan melalui senjata yang dipegangnya ke arah dinding menuju lantai dua.
Johnson Panjaitan dan Kamaruddin, Tak dibolehkan masuk di Gelar Rekonstruksi wakili korban, Pengacara Brigadir J geram dan nuntut janji Kapolri dan Presiden.
Sehari jelang rekontruksi pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Fredi Sambo di Duren Tiga Jakarta, orang tua Brigadir Yosua, meminta motiif peristiwa dibuka
Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut berkas perkara segera masuk ke Jaksa, menolak Pengunduran diri Ferdy Sambo dan menjanjikan rekontruksi ulang transparan.
Hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J sudah tuntas dan hasilnya akan segera diserahkan kepada Penyidik Bareskrim Polri. Bareskrim segera gelar reksontruksi.
Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan.
Ancaman tersebut diduga berkaitan dengan sikap kritis Muhajirin yang meminta Bupati Rokan Hilir mencopot jabatan Sekda Rohil. Desakan itu muncul setelah beredarnya video asusila yang diduga mirip dengan pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil.
Mencuat terkait kabar dugaan dua perwira Polri yang merupakan kasat dan kanit Polres Toraja Utara terima setoran dari bandar narkoba dan diduga terlibat kasus