Berdasarkan kabar yang ditayangkan Media Massa, penangkapan Immanuel Ebenezer oleh KPK karena adanya dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3
Salah satunya, mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang yang memberikan penjelasan seputar proses penangkapan KPK dengan contoh kasus Wamenaker Immanuel Ebenezer
Eks Komisioner KPK Saut Situmorang menanggapi dugaan korupsi yang melibatkan tiga eks stafsus mantan Mendikbutristek Nadiem Makarim, dengan nilai Rp9,9 triliun.
Eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta pemerintah mengungkap temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal adanya aliran dana kampanye yang bersumber dari penyalahgunaan fasilitas pinjaman Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan tambang ilegal yang diduga digunakan untuk kampanye partai politik.
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali memeriksan sejumlah saksi terkait dugaan kasus pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap eks Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL)
Surat penangkapan Syahrul Yasin Limpo yang diteken oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri menimbulkan polemik hukum. Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang harusnya berdasarkan Undang Undang KPK, Pimpinan KPK bukanlah bagian dari penyidik dan penuntut umum jadi tak berwenang menandatangani surat penangkapan SYL.Â
Pakar hukum tata negara dan pengamat politik Refly Harun tiba tiba terkena lemparan botol saat acara diskusi bersama Rocky Gerung di Kopi Nuri, Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (8/9).
Sejumlah mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan para aktivis antikorupsi melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
Mantan Wakil Pimpinan KPK Saut Situmorang mengaku kaget dengan rencana para mantan pegawai KPK untuk membentuk partai politik. Meski sempat kaget, Saut
Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.
Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026).
Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.